Belum Bayar Uang Komite Rapor Ditahan

Palembang, jurnalsumatra.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang menahan rapor siswa yang belum membayar uang komite. SMKN 2 akan memberikan rapor siswa jika sudah membayar uang komite.

Kepala SMKN 2 Palembang Zulkarnain mengatakan, pihaknya tidak menahan rapor siswa yang belum membayar uang komite. Hanya saja ditunda pembagiannya dan tempat pengambilannya berbeda.

“Waktu dan tempat pengambilan rapor yang berbeda jika belum membayar uang komite. Jadi sebelum siswa membayar uang komite maka rapornya dititipkan di pelayanan satu atap,” ujarnya ketika diwawancarai di kantornya, Jumat (8/6/2018).

Dijelaskan Zulkarnain,  pihaknya menerima sumbangan dari orang tua siswa. Uang sumbangan itu dikoordinir oleh komite.

“Uang sumbangan komite itu sudah disepakati oleh orang tua siswa. Uang komite tersebut digunakan untuk program yang telah disepakati bersama diantaranya membayar honor guru honorer, membuat taman, mengecat, dan perawatan gedung dan lainnya. Kita meminta komitmen orang tua siswa untuk membayar uang komite tersebut,” bebernya.

Ketika disinggung besaran uang sumbangan komite perbulan, Zulkarnain enggan menyebutkannya. “Intinya uang sumbangan tersebut sudah disepakati orang tua siswa. Jadi bagi yang tidak mampu dari awal sudah membuat surat keterangan tidak mampu yang dari Surat Keterangan RT, Lurah, Camat serta KTP dan KK,” terangnya.

Menurutnya, siswa yang belum menerima rapor itu karena belum membayar uang komite, mungkin saja uangnya sumbangan komite sudah diberikan orang tua tapi dipakai oleh siswa. “Kadang siswa itu sudah dikasih orang tuanya tapi dipakai oleh siswanya. Jadi bagi yang belum membayar uang komite rapornya dititipkan di pelayanan satu atap,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo mengatakan, sekolah negeri tidak boleh menahan rapor siswa dengan alasan apapun. Pasalnya, sekolah negeri diharapkan mendukung program sekolah gratis. “Pemprov sudah membuat program sekolah gratis dan sudah ada Perdanya. Kita berharap SMKN 2 Palembang bisa menerapkan program sekolah gratis. Tidak boleh menahan rapor siswa. Saya berharap pihak sekolah memberikan rapor walaupun belum membayar uang komite,” pungkasnya . (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 5 =