Belum Lama Difungsikan TPA Sekayu Over Kapasitas

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com – Difungsikan pada tahun 2015 lalu, sekarang ini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sekarang ini over kapasitas.

Hal ini dilihat dari zona penampungan sampah yang sudah menggunung, bahkan zona yang sebelumnya terlihat membentang sekarang mirip dengan kubangan kerbau tertimbun sampah.

Diduga TPA tersebut dibangun asal jadi bahkan berbau KKN. Pasalnya kolam atau zona penampungan sampah pada TPA hanya dibangun diatas kurang-lebih dua hektar lahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Jurnal Sumatra.com, pembangunan TPA itu bersumberkan dana APBN sebesar Rp 3.918.025.100,- dikerjakan PT. Perdana Abadi Perkasa (PAP) pada tahun 2012 lalu. Sementara diatas lahan seluas kurang-lebih lima hektar itu terdapat berbagai fasilitas mulai dari zona penampungan sampah, gedung kantor, tempat pengelolaan sampah dan lain sebagainya. Sehingga zona penampungan TPA kurang memadai akibat termakan berbagai fasilitas tersebut dan tumpukan sampah pun akhirnya menggunung.

“Secara logika zona penampung sampah itu maksimal diatas 5 hektare lahan. Kalau diatas 2-3 hektar lahan, jelas tidak akan bertahan lama, sebab penduduk kota Sekayu ini banyak.”Kata Sujarnik salah satu toko pemuda Kecamatan Sungai Keruh saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com kemarin.

Sujarnik menduga pembangunan TPA di Kelurahan Soak Baru Sekayu itu berbau KKN. “Dilihat dari besarnya anggaran, sedangkan belum lama difungsikan TPA sudah Over kapasitas, jelas menjadi tanda tanya bagi masyarakat, hal ini  perlu diusut bagi penegak hukum. “Harap dia. (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − four =