BEM UMITRA Gelar Debat Kebangsaan Pelajar Lampung

     Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Umitra siap menggelar Lomba Debat Kebangsaan antarpelajar SMA se-Provinsi Lampung, di Kampus Umitra, Bandarlampung untuk menyambut Hari Pahlawan dan momentum memperingati Hari Sumpah Pemuda 2017.
Menurut Presiden BEM Umitra Khalid Fredy Saputra, di Bandarlampung, Sabtu, Lomba Debat Kebangsaan tingkat SMA se-Lampung sebagai salah satu upaya turut berpartisipasi membangun generasi muda yang andal sebagai penerus bangsa Indonesia.
“Siswa peserta debat dan siswa yang hadir diharapkan mampu mengulas, memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, nasionalisme, hukum, isu-isu aktual hingga P4,” ujarnya pula.
Diperkirakan ratusan siswa SMA dari Provinsi Lampung akan ambil bagian pada lomba debat yang memperebutkan piala dan uang pembinaan bernilai total jutaan rupiah digelar pada 4 November 2017 tersebut.
Dia mengingatkan, saat ini deras arus informasi serta penggunaan media sosial  yang tidak bijak dinilai mampu menggerus nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme bagi sejumlah masyarakat, tak terkecuali di kalangan pelajar, sehingga diperlukan upaya untuk menangkal dan menumbuhkembangkan semangat nasionalisme, toleransi, dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dan sikap bangsa Indonesia.
Ketua Yayasan Mitra Lampung Dr H Andi Surya mengapresiasi lomba debat kebangsaan yang siap digelar oleh mahasiswanya. Andi menilai debat kebangsaan dapat mendorong peningkatan pemahaman para siswa peserta debat, khususnya terkait nilai-nilai luhur Pancasila.
“Debat kebangsaan tingkat SMA se-Lampung ini sangat membantu meningkatkan kualitas pemahaman siswa tentang Pancasila, hukum dan kehidupan berbangsa serta beragama kususnya tingkat SMA,” ujar senator DPD RI asal Lampung itu pula.
Ia berharap debat kebangsaan dapat menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dan toleransi, serta meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai luhur Pancasila.
“Kami harap dengan debat kebangsaan ini, pemahaman nilai-nilai Pancasila, hukum, dalam hidup berbangsa bernegara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dan sikap bangsa Indonesia dapat ditingkatkan,” kata Andi lagi.(anjas)

Leave a Reply