Bengkel Okta Diduga Kangkangi UU dan Perbup

Lahat, jurnalsumatra.com – Aktifitas bengkel milik Okta yang berlokasi didepan Eks Bioskop Ringke belakangan dikeluhkan masyarakat. Selain itu, bengkel yang dibangun secara permane itu, juga telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) daerah tentang limbah B3.

Tidak itu saja, bangunan yang berdiri belasan tahun silam, belum juga kantongi izin tentang limbah B3. Yang paling patal rumah sekaligus menjadi bengkel itu, telah kangkangi undang undang (UU).

Diharapkan, dinas terkait dapat segera mengambil tindakan agar limbah B3 yang dikeluhkan masyarakat selama ini, bisa diminalisir dan ada jalan keluarnya.

Sementara, Kepala DLH Ir H Misri MT melalui Joni Kabid Bidang Limba B3 Kabupaten Lahat mengatakan, laporan terkait keluhan bengkel Okta tersebut sudah diterimanya.

“Laporan sudah kita terima, dan saat ini Tim telah melayangkan surat teguran kepada pemilik bengkel agar segera mungkin dibongkar yang menutupi saluran air besar,” tukasnya.

Sangsi sendiri, diungkapkan Joni, dikarenakan siprmilik bengkel telah beroperasi bertahun tahun dan diduga sengaja menutupi Saluran Air Besar maka tudak menutup kemungkinan sangsi terberat dengan pencabutan ijin bengkel.

“Surat laporan sudah diterima, Pak Bupati, dinas DLH, dinas Perizinan satu atap dan yang dilayangkan oleh Lurah Pasar Baru Kecamatan Lahat, dan akan dibongkar,” tegas Joni.

Terpisah, dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Lahat menyampaikan, pihaknya pun telah melayangkan surat kepada pemilik bengke agar untuk segera dibongkar. karena, lokasi yang digunakan diduga telah menyalahi prosuder dan jelas jelas kangkangi UU dan Perbup.

“Sekitar dua minggu yang lalu, tim kita turun kelapangan menindaklanjuti laporan yang dikirim Lurah Pasar Baru Lahat. dalam laporan tersebut, pihak Kelurahan mintak pemilik bengkel agar segera membongkar bagunan yang telah menutupi Saluran Air Besar,” katanya. (Din)