Bentrok Rebutan Lahan, Empat Tewas Enam Sekarat

KAYUAGUNG, JURNALSUMATRA.COM –  Diduga karena rebutan lahan di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, memicu terjadinya bentrokan antar warga Mekar Jaya Abadi Mesuji Lampung dengan kelompok warga Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (17/7) sekira pukul 14.00 WIB.


Sedikitnya enam orang dari pihak kelompok massa Mekar Jaya Abadi juga sekarat akibat mengalami luka yang cukup serius akibat bacokan senjata tajam, dan luka memar akibat pukulan benda tumpul. Mereka adalah Yudi, Jono, Budi, Haryono, Rahmat dan Ipul. Saat ini para korban menjalani perawatan medis di Klinik Asa Medika Simpang Pematang, Mesuji Lampung.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, akibat bentrok yang terjadi di Register 45 Desa Mekar Jaya Abadi tersebut juga mengakibatkan tiga warga dari Desa Pematang Panggang Mesuji OKI tewas dan satu sekarat akibat luka bacokan senjata tajam. Keempat korban yang sudah berada di Puskesmas Simpang Pematang Lampung tersebut, yakni Abdul, Roni, Rowi dan Dali.

Data yang dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan, bentrokan diduga dipicu oleh penyanderaan alat pembajak lahan milik kelompok Mesuji Raya oleh kelompok warga Makar Jaya.
Kapolsek Mesuji OKI, AKP Dharmanson SH didampingi Kanit Intelkam, Aipda Azhari Dinata ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga Pematang Panggang Mesuji OKI yang menjadi korban bentrok di Lampung tersebut.

“Informasi sementara ada tiga warga Pematang Panggang yang menjadi korban. Dua diantaranya sudah kita bawa ke rumah duka, yakni korban Abdul Roni dan Rowi, mereka bersaudara kandung. Sedangkan korban Dali masih dalam perjalanan menuju rumah duka,” ungkap Darmanson.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih berada di rumah duka sembari memberikan pemahaman dan berharap kepada pihak keluarga serta warga Pematang Panggang untuk tidak melakukan serangan balasan. “Kita mengantisipasi agar tidak ada serangan balasan. Mudah-mudahan situasi terus kondusif,” pungkasnya. (ata)