Biayai Nikah Anak Kakek Jadi Kurir Sabu

Palembang, jurnalsumatra.com – Kakek berusia 64 tahun berinisial N  harus mendekam di jeruji besi karena menjadi kurir sabu seberat 1 Kg yang dibawa dari Aceh.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel meringkus N di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Alang-Alang Lebar tepatnya di depan loket bus Putra Pelangi, Selasa (28/08/2018).

Kronologisnya adalah, Senin (27/08), Ditresnarkoba mendapat informasi adanya pengiriman paket Narkoba jenis sabu, yang di bawa dari Provinsi Aceh menuju provinsi Sumatera Selatan, dengan menggunakan bus Putra Pelangi dengan ciri-ciri tersangka seorang laki-laki berusia (64).

Kemudian esoknya pada ( 28/08/2018) anggota unit II Subdit II Ditresnarkoba melakukan pengintaian dari Jalan lintas Jambi-Palembang. Sekitar pukul 21.30 Wib melintaslah bus yang ditumpangi N.

Ketika bus berhenti di depan loket bus. Tak lama petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap ciri-ciri tersangka tersebut dan benar di dalam ransel tersangka terdapat satu paket besar narkoba jenis sabu yang dikemas dalam bungkusan teh cina.

Kombes Pol Farman, Kepala Direktorat Reserse Narkoba, menuturkan tersangka ini berperan sebagai kurir dengan imbalan sebesar 30 juta rupiah.”Dari pengakuan tersangka uang tersebut akan digunakan untuk menikahkan anaknya pada tanggal 20 September ini,  jadi tersangka nekad melakukannya dengan imbalan sebesar 30 juta rupiah,” katanya saat pers rilis di Polda Sumsel, Senin (03/09)

Dia menambahkan,  rencananya barang akan diberikan kepada tersangka Ade (DPO), yang saat ini masih dalam pengejaran dan akan dilakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

“Kasus ini kita kembangkan, ini termasuk dalam jaringan Aceh dan rencana tersangka barang tersebut akan diedarkan di daerah Banyuasin dan sekitarnya,” pungkasnya.  (Yanti)

Leave a Reply