BKKBN: Kampung KB Pelaksanaan Nawa Cita

Gorontalo, jurnalsumatra.com – Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nofrijal mengatakan program Kampung KB merupakan pelaksanaan Nawa Cita, terutama cita ketiga yang diamanatkan kepada BKKBN.
“Yaitu memperkuat Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa,” kata Nofrijal dalam pembukaan Pertemuan Nasional Konsultasi Kepala Subbagian di Lingkungan Sekretariat dan Inspektorat Utama BKKBN 208 di Gorontalo, Selasa.
Program Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait.
Program Kampung KB dilaksanakan untuk membangun sumber daya manusia guna mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
“Pelaksanaan terbaik ada di Provinsi Gorontalo karena di setiap kecamatan ada satu Kampung KB,” tuturnya.

Nofrijal mengatakan telah ada 7.600 Kampung KB di seluruh Indonesia. Secara kuantitas memang cukup menggembirakan, tetapi secara kualitas perlu ditingkatkan.
“Jadi tidak hanya mencanangkan, tetapi juga mengisi. Ada tiga hal untuk mengisi Kampung KB agar lebih berkualitas,” tuturnya.
Pertama, Kampung KB harus memiliki layanan teknis mulai dari pos pelayanan terpadu (posyandu), konseling pranikah hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
Kedua, Kampung KB harus melibatkan kementerian lain dan dinas-dinas terkait untuk membangun infrastrukturnya, terutama infrastruktur ekonomi dan kesehatan.
Ketiga, yang menjadi tugas BKKBN, adalah pengasuhan orang tua. Kampung KB harus bisa menjadikan orang tua memiliki keterampilan untuk mengasuh anggota keluarganya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + 9 =