BMKG Siaga Pantau Bibit Siklon Di Bengkulu

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus siaga memantau bibit siklon tropis 96S di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu.
“Pusat peringatan dini masih terus memantau 24 jam untuk melihat kelahiran bibit siklon tropis di Barat Bengkulu,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Selasa.
Dwikorita Karnawati menjelaskan, meski masih berbentuk bibit,  telah menimbulkan dampak yaitu gelombang tinggi dan hujan lebat disertai angin kencang dan kilat di berbagai wilayah Sumatera.
Dampaknya cukup merata di Jawa dan Sumatera. Bahkan sampai ke Kalimantan dan Nusa Tenggara, bahkan di Papua, tambah Dwikorita.
Karena itu, diharapkan pengguna transportasi udara dan laut perlu mewaspadai dampak dari siklon tropis Cempaka dan bibit siklon yang belum lahir terutama penerbangan dan pelayaran.
Di samping itu,  masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai tiang-tiang roboh, banjir serta longsor.
Sebelumnya BMKG mencatat adanya bibit siklon 95S muncul di selatan Jawa Tengah dengan pusat sekitar 9,6 Lintang Selatan, 109,4 Bujur Timur atau sekitar 240 km sebelah selatan barat daya Cilacap pada Minggu (26/11).
Bibit siklon tropis tersebut bergerak kearah Utara Barat Laut kemudian akan berbelok ke timur keesokan harinya. Saat ini bibit siklon telah lahir menjadi siklon tropis Cempaka.
Dalam waktu yang bersamaan, terdapat juga bibit siklon tropis 96S di Samudera Hindia sebelah Barat Daya Bengkulu di 6,8 Lintang Selatan, 94,2 Bujur Timur yang bergerak ke arah timur tenggara.(anjas)

Leave a Reply