BMKG: Wilayah Cirebon Masuki Puncak Musim Hujan

    Cirebon, jurnalsumatra.com – Wilyah Cirebon, Jawa Barat, yang terdiri dari empat kabupaten satu kota sudah memasuki puncak musim hujan dan diharapkan masyarakat lebih waspada, kata Prakirawan Cuaca BMKG Jatiwangi, Ahmad Faa Iziyn.
“Saat ini sudah masuk puncak musim hujan sampai dengan bulan Februari 2018,” kata Ahmad di Majalengka, Selasa.
Menurutnya puncak musim hujan itu membuat pertumbuhan awan-awan hujan meningkat, seperti halnya awan Cumulonimbus. Ciri-ciri awan ini bewarna hitam keabuabuan yang bisa menyebabkan angin kencang.

    “Angin kencang ini berasal dari awan hujan atau Cumulonimbus dan bisa terjadi pada saat sebelum hujan ataupun bersamaan dengan hujan,” tuturnya.
“Potensi angin kencang tetap ada selama musim hujan ini, khususnya pada puncak musim hujan, seperti saat ini hingga Februari mendatang,” lanjutnya.
Dengan adanya potensi angin kencang diharapkan masyarakat untuk tetap waspada, apalagi di daerah yang banyak pohonnya.
“Untuk itu masyarakat harus tetap waspada, karena angin juga sewaktu-waktu bisa kencang yang menyebabkan pohon tumbang, seperti kejadian kemarin di Cirebon yang menimpa mobil,” lanjutnya.
Perlu diketahui wilayah Cirebon itu meliputi Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kabupaten Kuningan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × two =