BNPB: Gempa 5,3 SR Nias Utara Aman

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan terjadi gempa berkekuatan 5,3 skala Richter di kawasan Nias pada Selasa, dan tidak menimbulkan kerusakan serta korban jiwa.
“Aktivitas masyarakat normal. Tidak ada kerusakan dari dampak gempa,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan di Jakarta.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian gempa 5,3 SR dengan pusat gempa di Nias terjadi di laut pada kedalaman 15 kilometer dan terletak 52 kilometer barat laut Nias Utara Provinsi Sumatera Utara pada Selasa pukul 06.41 WIB.
Gempa tidak berpotensi tsunami. Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Kabupaten Nias Utara. Gempa dirasakan lemah selama 3-4 detik di Kabupaten Nias Utara. Gempa dirasakan lemah selama 1-2 detik di Kabupaten Nias Barat dan gempa tidak dirasakan di Kota Gunung Sitoli, tuturnya.

    Sementara itu, gempa bumi berkekuatan 5,7 skala Richter di Morotai pada Sabtu (18/10) pukul 23.07 WIB menyebabkan satu orang tewas dan 294 bangunan rusak. Kerusakan itu terdiri dari 160 rumah rusak berat, 11 rumah rusak sedang, 108 rumah rusak ringan, 1 pustu rusak berat, 12 gereja dan satu sekolah dasar rusak ringan.
“Sebanyak 486 jiwa dari Desa Leoleo Rao dan 75 kepala keluarga dari Desa Aru Burung serta Lou Madoro saat ini telah diungsikan pemerintah daerah setempat ke tempat yang lebih aman,” ungkapnya.
Dia mengatakan penanganan oleh aparat terkait telah dilakukan. Selain itu, terjadi fenomena penyebaran informasi mengenai gempa bumi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Atas fenomena itu, Sutopo mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap kabar palsu atau “hoax” terkait akan terjadinya gempa.
Dia mengatakan hingga sejauh ini belum ada teknologi yang mampu memperkirakan letak dan waktu gempa akan terjadi.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × four =