BP2D Malang Berburu Target Lewat Warna-Warni Pajak

     Malang, jurnalsumatra.com – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang terus berupaya berburu memenuhi target pendapatan hingga akhir tahun ini melalui berbagai program, di antaranya lewat warna warni pajak daerah yang bakal digelar dalam waktu dekat ini.
Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto di Malang, Jawa Timur, Sabtu mengemukakan kegiatan tersebut tidak hanya untuk menggalang pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga sebagai edukasi bagi masyarakat luas, bahkan mulai kelompok usia dini hingga mahasiswa dan masyarakat umum.
“Ada empat program yang bakal kami gelar sepanjang November ini dan kami kemas dalam rangkaian Sosialisasi Gerakan Sadar Pajak dan Anti-Korupsi Pajak. Kami tidak hanya fokus menjalankan tugas sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) pemungut pajak, tapi juga menjalankan fungsi mengedukasi masyarakat tentang perpajakan,” katanya.
Empat program yang akan digelar selama Noember 2017 adalah Tax Goes to School, Tax Goes to Campus, Tax Goes to Kampoong, dan Warna-warni Pajak Daerah. Keempat ajang tersebut digelar di lokasi yang berbeda dan dalam waktu yang berbeda pula.
Ia mengaku tajuknya berbeda-beda karena sasarannya juga berbeda. Namun tujuannya tetap sama, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat mulai dari kelompok usia dini, pelajar, mahasiswa dan kalangan umum.
Sebagai gong pembuka, rangkaian program yang digelar dalam waktu dekat adalah Tax Goes to Kampoong dan Warna-warni Pajak Daerah. Dua acara itu dilangsungkkan Minggu (12/11) di Lapangan Sampo di Jalan Sempu, Kota Malang, dengan peserta warga Kecamatan Klojen dan Kecamatan Sukun.
“Lebih dari itu, kami juga ingin menanamkan budaya anti-korupsi kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Ade.

     Sesuai tajuknya, nama even disesuaikan dengan lokasi penyelenggaran serta sasarannya. Tax Goes to School digelar di lingkungan sekolah dengan target edukasi kalangan pelajar an Tax Goes to Campus dilaksanakan di lingkungan perguruan tinggi dengan sasaran kalangan mahasiswa.
Sedangkan Tax Goes to Kampoong digelar di wilayah kampung tiap kecamatan dengan target peserta kalangan umum. Adapun Warna-warni Pajak Daerah menjadi sarana edukasi pajak untuk kelompok usia anak-anak.
Selain itu, lanjutnya, rangkaian even akan disemarakkan kegiatan seperti Jalan Sehat Sadar Pajak, lomba mewarna, story telling,  konser musik, stand up comedy, fun games, hingga pembagian door prize. Tiket jalan sehat bisa didapatkan di kelurahan masing-masing tanpa dipungut biaya.
Khusus agenda Tax Goes to Kampoong dan Warna Warni Pajak Daerah (12/11) akan melibatkan partisipasi penuh dari kelompok suporter Aremania. Di Lapangan Sampo, mereka akan menggelar kegiatan silaturahim Aremania-Aremanita yang disemarakkan dengan giat jalan sehat dan bakti sosial.
“Sudah sepatutnya sebagai arek Malang kita tetap mengedepankan semangat gotong royong dan solidaritas sesama warga Bhumi Arema dalam melaksanakan kegiatan bermuatan positif. Karena itulah kita harus merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk bersinergi dengan dulur-dulur (saudara) Aremania dan Aremanita,” ujarnya.
Selain jalan Sehat Sadar Pajak dan bakti sosial, giat akhir pekan nanti juga diramaikan konser musik dengan bintang tamu band-band kenamaan Malang, di antaranya Tani Maju, Arema Voice, Can A Rock, APA Rapper, dan d’Kross.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 6 =