BP2D Malang Optimistis PAD Sektor Pajak Terpenuhi

     Malang,jurnalsumatra.com – Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak yang saat ini masih belum kekurangan Rp25,27 miliar bakal terpenuhi sebelum tutup tahun 2017.
Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto, Jumat mengemukakan target PAD dari sektor pajak setelah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) sebesar Rp352,5 miliar. “Sekarang sudah terealisasi Rp327,2 miliar atau sekitar 92,83 persen. Kami optimistis akan terpenuhi 100 persen, bahkan bisa melebih target,” kata Ade di Malang, Jawa Timur.
Oleh karena itu, Ade optimistis kekurangan Rp25,27 miliar tersebut bisa terpenuhi. Apalagi, BP2D gencar melakukan sosialisasi sekaligus jemput bola melalui berbagai program dan kegiatan hingga menyasar kampung-kampung, seperti “Tax Goes to Kampoong” dan Warna Warni Pajak Daerah.
Kekurangan dari target PAD tersebut, lanjutnya, semakin memacu BP2D untuk meningkatkan produktivitas kinerja dan pelayanan prima kepada masyarakat. Berbagai inovasi dan gebrakan akan terus digeber hingga akhir tahun nanti.
Sebelumnya, Tax Goes to Kampoong tersebut sudah digelar di Lapangan Sampo dengan menggelar berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut bakal digelar kembali di Lapangan Dinoyo (belakang Polsek Lowokwaru), Minggu (19/11) dengan melibatkan Aremania-Aremanita (suporter Arema).
Warga bisa mendapatkan tiket jalan sehat sadar pajak di kelurahan masing-masing, tanpa dipungut biaya. Caranya cukup dengan menunjukkan bukti lunas pajak daerah (jenis apapun).
Peserta jalan sehat akhir pekan nanti berkesempatan membawa pulang hadiah menarik, seperti sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, kompor gas dan aneka paket bingkisan lainnya. Suguhan hiburan musik bakal menyemarakkan acara selama pembagian doorprize.
Sementara warga yang ingin membayar pajak daerah, bisa langsung melakukan pembayaran di Mobil Tax Online di lokasi kegiatan. Di lokasi kegiatan ada petugas BP2D dan Bank Jatim yang stand by melakukan pelayanan. Dan, warga yang membayar pajak daerah berhak membawa pulang paket sembako gratis.
Lebih lanjut, Ade mengatakan selain sebagai bentuk pelayanan jemput bola, sosialisasi dan edukasi perpajakan, kegiatan ini juga merupakan apresiasi bagi warga atas kesadaran dan partisipasinya dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerahnya. “Lebih dari itu, kami juga ingin menanamkan budaya antikorupsi kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2D Kecamatan Lowokwaru Lukman Hidayat menerangkan setelah start, peserta jalan sehat sadar pajak langsung menuju Jalan MT Haryono Gang 9, ke Pabrik Keramik lalu Jalan Gajayana, melewati MT Haryono Gang 6, 8, 10 ke Gang 19, 17, 15. Selanjutnya, menuju garis finish.
Untuk mendukung kegiatan BP2D Kota Malang dalam mensosialisasikan perpajakan tersebut, Camat Lowokwaru Imam Badar telah mendistribusikan tiket sebanyak 12 ribu lembar untuk jalan sehat sadar pajak. Tiket tersebut didistribusikan ke masing-masing Kelurahan, Tim Penggerak PKK maupun masyarakat secara langsung.(anjas)

Leave a Reply