BPBD Adakan Rapat Kordinasi Untuk Menanggulangi Bencana


OKUT, jurnalsumatra.com – Menghadapi musim kemarau yang akan tiba beberapa bulan ke depan, pemkab kabupaten OKU Timur melalui badan penanggulangan bencana daerah(BPBD) mengadakan rapat kordinasi penanggulangan bencana karhutla(kebakaran hutan dan lahan)
Di gedung Bina Praja 1 Pemda OKU Timur pada pukul 08.30 wib hari Rabu(24/4/2019).

Selain kepala Dinas BPBD MGS. H. Habibbullah S. IP.MM.juga di hadiri oleh Dandim 0403,Letkol ARM Agung Widodo S. Sos,Bupati OKU Timur yang diwakili oleh Asisten 1 Dwi suprianto, Kapolres OKU Timur yang di wakili oleh Kasat Binmas AKP Fauzie saleh SH,Puslatpur kodiklat, satpol-pp dan Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas lingkungan hidup, serta beberapa perwakilan dari perusahaan perkebunan yang ada di OKU Timur.

Dalam sambutan nya kepala Dinas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) 
MGS. H. Habibbulloh. S. IP. MM mengajak   kepada seluruh instansi terkait untuk bekerja bersama- sama dalam menghadapi masalah dan bencana yang menimpa baik bencana alam, banjir, kebakaran hutan dan lahan maupun angin puting beliung.
Dandim 0403 Letkol. ARM. Agung Widodo S.Sos juga menambahkan perlunya kordinasi antara TNI, polri, BPBD,Dinas terkait serta masyarakat untuk menghadapi ketika bencana datang menimpa dan sangat mengharapkan kepada masyarakat ataupun perusahaan yang akan membuka lahan untuk tidak membakar secara sembarangan yang akan mengakibatkan kebakaran hutan dan menimbulkan asap di mana-mana yang dapat menyebabkan sesak napas dan penyakit Ispa.
Di akhir rapat kordinasi Kapolres OKU Timur melalui Kasat Binmas AKP Fauzi saleh mengajak seluruh masyarakat serta perusahaan perkebunan untuk menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan perkebunan dengan cara di bakar,apabila telah terjadi kebakaran hutan masyarakat untuk segera memberikan tahu ke polisi terdekat atau BPBD bila perlu pemadam kebakaran agar  segera di tindakan lanjuti dan tidak  merembet kemana-mana mana,itulah guna kordinasi dan konsultasi dengan instansi terkait agar permasalahan bencana bisa di tanggulangi ,baik itu bencana banjir,puting biliung dan bencana lainya,terangnya di akhir pidato kepada peserta kordinasi Karhutla ( iwan).