BPBD Lebak Keluarkan Peringatan Waspada Banjir

    Lebak, jurnalsumatra.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mengeluarkan peringatan kewaspadaan bencana banjir di 12 kecamatan sehubungan tingginya curah hujan, sehingga berpotensi meluapnya sejumlah aliran sungai.
“Kami mengingatkan aparat kecamatan, kelurahan, desa, relawan, dan masyarakat agar meningkatkan waspada bencana banjir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Selasa,
Peringatan kewaspadaan banjir tersebut sehubungan air permukaan Ciujung-Ciberang meningkat, bahkan berstatus waspada.
Kewaspadaan banjir itu untuk mengurangi risiko bencana agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material cukup besar.
Selama ini, intensitas curah hujan di daerah ini selama sepekan terakhir cenderung meningkat dengan kapasitas ringan dan lebat.
Bahkan, guyuran hujan berpeluang siang, sore, malam dan dini hari.
Karena itu, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan bencana karena wilayah Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah langganan banjir.
Umumnya, masyarakat yang menjadi langganan banjir tersebar di sekitar bantaran aliran Sungai Ciujung, Ciberang, Cimadur, Cisimeut, Ciminyak, Cikatapis, Cilangkahan dan lainnya.
“Kami memperkirakan warga yang tinggal di daerah langganan banjir hingga puluhan ribu kepala keluarga,” katanya menerangkan.

     Menurut Kaprawi, lokasi langganan banjir itu tersebar di 12 kecamatan antara lain Rangkasbitung, Cimarga, Gunungkencana, Cibadak, Leuwidamar, Banjarsari, Wanasalam, Cileles, Cikulur, Warunggunung, Bayah dan Kalanganyar.
BPBD terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, PUPR, Relawan Tangguh, kecamatan, dan desa untuk menghadapi kemungkinan terjadi banjir.
Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan curah hujan cenderung meningkat hingga Februari mendatang.
“Kami yakin dengan koordinasi itu dapat meminimalisasi korban bencana banjir,” katanya.
Camat Rangkasbitung Ade Sutiana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk tersebut sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Saat ini, cuaca di Lebak hampir seharian diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah langganan banjir,seperti di Kelurahan MC Timur, MC Barat, Cijoro Pasir, Cijoro Lebak, Rangkasbitung Barat dan Desa Pabuaran agar memberlakukan piket malam.
“Kami sudah menyebarkan surat imbauan kepada aparat kelurahan dan desa,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =