BPBD Lebak Salurkan Bantuan Korban Gelombang Pasang

    Lebak, jurnalsumatra.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyalurkan bantuan logistik kepada warga korban bencana gelombang pasang di pesisir Pantai Selatan Lebak.
“Kami berharap bantuan itu dapat meringankan masyarakat yang terkena bencana alam,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Kamis.
Penyaluran bantuan logistik berupa kebutuhan bahan pokok, seperti beras, minyak, minuman kemasan, susu, lauk pauk dan pakaian bekas.
Warga korban bencana alam  tentu sangat membutuhkan bantuan logistik untuk meringankan beban ekonomi mereka.
Selama ini, para korban gelombang pasang terpaksa mengungsi ke tempat kerabat maupun saudara.
Sebagian besar kondisi bangunan warung dan rumah warga mengalami kerusakan berat akibat diterjang gelombang pasang itu.
Masyarakat pesisir Pantai Selatan Lebak yang mengalami korban bencana gelombang pasang tercatat 227 unit bangunan warung dan rumah.

       Dari 227 unit bangunan warung dan rumah antara lain sebanyak 207 unit warung di Pantai Bagedur, tujuh unit rumah Pantai Panggarangan dan 13 unit rumah di Pantai Cihara.
Namun, pihaknya belum menerima laporan korban jiwa, tetapi diperkirakan kerugian material  mencapai Rp400 juta.
“Semua bangunan warung dan rumah warga itu lokasinya berada di tepi pantai,” katanya.
Menurut dia, kebanyakan bangunan warung dan rumah masyarakat yang diterjang gelombang pasang itu cukup rapuh karena terbuat dari dinding bambu dan atap genteng.
Karena itu, pihaknya meminta masyarakat agar tidak membangun warung dan rumah di tepi pantai.
Selain itu juga pihaknya mengimbau masyarakat agar menghentikan aktivitas di pantai pesisir selatan, termasuk nelayan berukuran kecil serta pelaku pelayaran.
Sebab, diprakirakan gelombang tinggi di Perairan selatan Banten berpeluang 4,0-6,0 meter.
“Kami minta warga dapat meningkatkan waspada gelombang pasang itu,” katanya.(anjas)

Leave a Reply