BPBD OKU Imbau Masyarakat Waspada Banjir

Baturaja, jurnalsumatra.com – Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan mengimbau masyarakat khususnya yang bermukim di bantaran sungai untuk waspada terhadap bencana banjir.

  “Apalagi sekarang ini musim hujan hingga berpotensi terjadi bencana banjir dan tanah longsor,” kata Kepala BPBD OKU, Amzar Kristopa di Baturaja, Senin.

  Menurut dia, berdasarkan prediksi dari BMKG curah hujan cukup tinggi terjadi di beberapa wilayah di Sumatera Selatan termasuk di Kabupaten OKU yang berlangsung dibulan Februari hingga Maret 2020.

  “Sejauh ini tercatat delapan kecamatan di Kabupaten OKU yang masuk daerah rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor meliputi Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Pengandonan, Semidang Aji, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Lubuk Batang dan Peninjauan,” jelasnya.

  Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten OKU khususnya yang bermukim di daerah rawan terjadi bencana tersebut agar tetap waspada supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

  “Seperti beberapa hari lalu banjir melanda warga di Kecamatan Lubuk Batang,” ungkapnya.

  Dalam musibah yang disebabkan oleh luapan Sungai Ogan tersebut, terang dia sedikitnya 130 rumah di Desa Bandar Agung dan Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 2,5 meter.

  “Oleh sebab itu, masyarakat harus tetap waspada. Kami juga saat ini telah menyiapkan posko kesiapsiagaan di Kantor BPBD OKU dan beberapa kecamatan lainnya yang rawan terjadi bencana,” tegasnya.

  Selain posko kesiapsiagaan, lanjut dia pihaknya juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang disiagakan untuk menanggulangi bencana alam di wilayah setempat.

  “Kami juga menyiapkan bantuan logistik dalam bentuk sembako untuk cadangan dua bulan kedepan bagi korban bencana alam,” ujar dia.(anjas)