BPBD : Warga Terdampak Banjir Langkat 1.453 Kk

     Langkat, Sumut, jurnalsumatra.com – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan hujan yang terus turun setiap hari  menyebabkan daerah terdampak banjir  semakin meluas mencapai empat kecamatan yang terendam dan  menimpa 1.453 kepala keluarga (KK)
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Irwan Sahri, di Stabat, Kamis, menyampaikan hujan kini masih turun terus di beberapa kecamatan sehingga sungai tidak mampu lagi menampung air, dan meluap,
Sekarang ini sudah empat kecamatan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Stabat, Kecamatan Binjai, Kecamatan Secanggang dan Kecamatan Tanjungpura, katanya.
Data sementara yang dihimpun petugas BPBD Langkat dilapangan, terdapat 1.453 kepala keluarga (KK) yang terendam banjir, untuk Kecamatan Stabat terdiri dari Desa Karang Rejo sebanyak empat dusun yaitu Dusun Srba Guna, Dusun Mekar Sari, Dusun Srba Jadi, Dusun Mulia Bakti kesemuanya 98 kepala keluarga.

Masih di Kecamatan Stabat, yaitu Desa Kwala Begumit terdampat 352 kepala keluarga yang terkena banjir yaitu di Dusun Suka Beno, Dusun I Bengkel, ketinggian air bervariasi antara 30-100 centimeter, katanya.
Untuk Kecamatan Binjai, air masih juga merendam permukiman warga, walaupun  di beberapa tempat   mulai surut. Hingga sekarang masih terdapat 315 kepala keluarga yang rumahnya masih terendam banjir.
“Banjir yang merendam permukiman di Kecamatan Binjai ini berada di Desa Sidomulyo yaitu di Dusun I dan Dusun V,” sambungnya.
Sedangkan di Kecamatan Secanggang, terdapat 402 kepala keluarga, yaitu Desa Kepala Sungai termasuk yang terkena dampak Sekolah Dasar (SD) dan Masjid, juga persawahans eluas 105 hektare.
“Kecamatan Secanggang ini juga yang terdampak banjir sekarang ini akibat meluapnya Sungai Kapal Keruk yang ada disana, termasuk Desa Karang Anyar, Desa Perkotaan dan Desa Karang Gading,” katanya.
Banjir juga meluas hingga Kecamatan Tanjungpura sekarang ini dimana disini terdapat 250 kepala keluarga yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30-100 centimeter.
“Kawasan yang terendam banjir meliputi Desa Paya Perupuk di Dusun Anggrek, Dusun V Kenanga, kemudian Desa Pematang Srrai,” ujarnya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − fifteen =