BPNT 2018 Direncanakan Disalurkan Tiap Bulan

    Yogyakarta,jurnalsumatra.com – Penyaluran bantuan pangan nontunai pada 2018 direncanakan dilakukan satu bulan sekali atau berbeda dibanding skema penyaluran bantuan pada tahun lalu yang dilakukan dua bulan sekali.
“Pada tahun ini direncanakan tiap bulan sekali ada penyaluran bantuan. Besarannya tetap sama yaitu Rp110.000 per keluarga sasaran per bulan,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Yogyakarta Irianto Edy Purnomo di Yogyakarta, Sabtu.
Meskipun demikian, Irianto belum dapat memastikan secara tepat waktu penyaluran bantuan karena masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
Pada 2018, jumlah penerima bantuan pangan nontunai di Kota Yogyakarta tidak berubah yaitu tetap 17.634 penerima dengan 11.953 di antaranya adalah peserta program keluarga harapan.
“Pada tahun ini juga ada perbedaan komoditas bantuan yang bisa diakses penerima yaitu hanya beras dan telur. Pada tahun lalu, bantuan dapat digunakan untuk membeli beras dan gula pasir,” katanya.

Meskipun demikian, Irianto tidak menampik jika masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki dalam penyaluran bantuan pangan nontunai di Kota Yogyakarta di antaranya sosialisasi mengenai perubahan data penerima bantuan, serta masih adanya duplikasi data di lapangan.
“Banyak yang pernah menerima bantuan pangan tahap pertama dan kedua pada 2017, tetapi tidak mendapat lagi bantuan untuk tahap berikutnya. Mereka kemudian mengeluh,” katanya.
Irianto menjelaskan, program bantuan pangan nontunai adalah program dari pemerintah pusat yang penyalurannya dilakukan menggunakan kartu keluarga sejahtera (KKS).
Pada awal penyaluran, data yang digunakan adalah data hasil survei 2011, namun dilakukan perubahan menggunakan data dari Basis Data Terpadu 2015 mulai Maret 2017 sehingga dimungkinkan ada penerima yang tidak lagi masuk data.
“Selain itu, masih ada penerima yang menerima dua kartu dengan nama yang sama. Ini yang kemudian harus diverifikasi lagi,” kata Irianto.
Pada tahun ini, lanjut dia, Kota Yogyakarta juga akan memperoleh tambahan kuota peserta program keluarga harapan sebanyak 4.000 keluarga.
Setiap keluarga akan memperoleh bantuan rata-rata Rp1,89 juta per tahun atau Rp2 juta per tahun apabila ada lansia atau penyandang disabilitas di keluarga tersebut.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 2 =