BPOM Gandeng Pemprov Awasi Peredaran Obat

     Gorontalo, jurnalsumatra.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan berencana menggandeng Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat dan produk makanan di daerah itu.
Kepala BPOM Gorontalo Yudi Noviyandi di Gorontalo, Senin, mengatakan ada dua organisasi perangkat daerah (OPD) di Provinsi Gorontalo yang ingin diajak kerja sama, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag).
“Kami sudah mengatakan hal ini saat bertemu gubernur. Alhamdulillah respons beliau sangat baik terkait dengan kerja sama ini,” katanya.
Dia mengatakan saat ini BPOM siap untuk melakukan uji kehalalan suatu produk makanan dan obat-obatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat.
Alat uji laboratorium untuk menguji fragmen DNA Gen Spesifik Babi sudah tersedia di BPOM.

     “Tahun ini kami juga akan melakukan pendampingan terhadap UMKM. Pendampingan ini diharapkan bisa membantu UMKM untuk melakukan uji mutu dari produk-produk mereka untuk proses perizinan,” kata dia.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendukung penuh upaya BPOM tersebut dengan meminta agar lembaga itu secara tegas melakukan tindakan terkait dengan pelanggaran peredaran obat dan makanan.
“Asal jangan cari-cari kesalahan. Artinya kalau memang orangnya salah ya salah dan harus ditindak. Kalau benar ya benar. Itu intinya,” kata dia.
Ia juga mengharapkan BPOM rajin turun ke lapangan terkait dengan pengawasan peredaran obat dan produk makanan.
Hal itu, dipandang perlu untuk memberi rasa aman kepada masyarakat, terlebih saat Ramadhan yang tinggal dua bulan lagi.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *