British Council Dukung Program Literasi Pemerintah

     Jakarta, jurnalsumatra.com – British Council Indonesia Foundation mendorong pertumbuhan minat baca anak-anak melalui program “Kids Read” di Yogyakarta sebagai dukungan terhadap agenda pemerintah di bidang pendidikan dan literasi.
Menurut siaran pers British Council yang diterima di Jakarta, Rabu, bekerja sama dengan PT Bank HSBC, Yayasan British Council telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan.
Program “Kids Read” di Indonesia diselenggarakan sejak tahun 2015 dan telah menjangkau  1.079 guru, 930 siswa, dan 736 sekolah dasar di Jakarta dan  Bandung.
Pada  tahun  ini,  program tersebut dilaksanakan  serentak  di  Yogyakarta dan Makassar dengan  melibatkan  langsung  para  guru,  orang  tua,  serta  komunitas lokal  yang peduli dengan literasi di tingkat pendidikan dasar.
Direktur Pelatihan dan Pengembangan British Council Indonesia Michael Little mengatakan bahwa program tersebut memberikan perhatian khusus pada pengembangan kapasitas guru dan mempromosikan adanya ‘knowledge transfer’ dari satu guru ke pengajar yang lainnya.

“Dengan  meningkatkan  kapasitas pengajar, maka kami telah  berinvestasi untuk pendidikan tanpa batas. Selain itu, program ‘Kids Read’ juga merupakan bentuk dukungan kami kepada Yogyakarta sebagai model kota literasi,” kata Michael di acara Yogyakarta Kids Read Festival yang diselenggarakan pada Minggu, 6 Mei, di Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
Berbagai  kegiatan  yang  telah  dilaksanakan  dalam  program  itu meliputi lokakarya bagi guru yang mencakup metodologi bercerita, memilih buku yang pantas untuk anak-anak, serta mengintegrasikan mata pelajaran di sekolah dengan menggunakan metode bercerita.
Selain  itu,  keterlibatan  komunitas  lokal juga diharapkan dapat membentuk sinergi antara sekolah, rumah, dan masyarakat dalam upaya mendorong minat baca pada anak.
Sementara itu, Head of Corporate Sustainability PT Bank HSBC  Indonesia Nuni Sutyoko mengatakan bahwa pihaknya senantiasa ingin  membangun  bisnis  yang berkelanjutan  di seluruh lokasi operasionalnya,  termasuk  di  Yogyakarta.
“Kami  percaya Yogyakarta  memiliki  potensi  yang  sangat  menjanjikan  baik dari segi perekonomian, pariwisata  dan  sektor  lainnya.  Karenanya kami  merasa  perlu untuk  berkontribusi  dalam mempersiapkan kapabilitas generasi muda sedini mungkin untuk kesiapan kerja mereka di kemudian hari,” jelasnya.(anjas)

Leave a Reply