BTPN Fokus Sasar Kredit Pensiun

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Pengujung  tahun di 2018 ini pihak BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Nasional) akan menyasar kePensiunan dalam memberikan kredit bantuan modal. Selaib menawarkan anggunan tinggi BTPN juga memberikan bunga kredit yang rendah bagi para pensiunan PNS, TNI dan Polri.

Bank BTPN Cabang Lahat Nastih Saragih,ST melalui  (Pjs Kacab, Ahmad Rasyid SE menuturkan, BTPN(Bank Tabungan Pensiunan Nasional) mengatakan, BTPN merupakan bank yang awalnya lahir dan dibentuk oleh purnawirawan militer ABRI yang membuat suatu badan usaha sejenis koperasi yang bernama BAPMIL yang lama-kelamaan berkembang dari koperasi menjadi bank umum seperti sekarang ini, sehingga produk BTPN berupa kredit pensiun merupakan produk utama khususnya ditahun 2018 ini.

 “Selain itu, BTPN juga memiliki produk segmen kredit pegawai aktif dan juga kredit usaha. Segmen awal BTPN adalah kredit pensiun melalui ketaspenan untuk PNS dan PT ASABRI untuk TNI-POLRI. Biasanya masyarakat Lahat mengurus ketaspenan langsung ke kotamadya Linggau, dan sekarang warga lahat dapat datang ke BTPN Lahat untuk mengurus ketaspenan baik PNS, TNI-POLRI, PJKA, PLN, Pertamina dan lain lain,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk kepengurusannya sendiri dapat dilakukan dengan mengisi formulir sesuai dengan jenis pengurusan ketaspenan selain PNS mau pensiun, atau pegawai aktif yang ingin mengurus tanggungan meninggal(suami/istri/anak) dapat dibantu pengurusan uang dukanya.begitu juga di ASABRI. selain daripada itu, BTPn juga dapat memberikan kredit pensiun dimana semua pensiunan bisa diberikan jenis kredit pensiun ini berupa dana/peminjaman uang untuk keperluan multiguna.

“Semakin banyak bank pensiunan, pensiunan pun akan semakin banyak pilihan mana yang terbaik menurut mereka. Setiap tahun pasti ada tantangan siapapun pemimpin di Indonesia,” ujar Rasyid. Yang terpenting, bank dapat mengikuti peraturan apa yang dibuat BI dan OJK untuk kebaikan bersama.

 Selain itu, u tuk tahun 2018, Rasyid mengungkapkan BTPN mendapatkan instruksi dari pusat untuk lebih melayani nasabah dengan lebih baik lagi, bisa menjadikan BTPN lebih kuat lagi, bisa bersaing secara sehat dengan kompetitor karena semakin banyaknya kompetitor yang ada. Program baru BTPN yang masih sebatas wacana disampaikan oleh Rasyid adalah produk untuk perumahan. Namun sekali lagi ini masih sebatas wacana.

“Begitupula dengan struktur organisasi BTPN yang banyak berubah di 2018 ini. Untuk saat ini, semua pengurusan dapat dilakukan di kantor cabang di Kota Lahat terkecuali BTPN wow melalui agen tersendiri dan BTPN syariah,”pungkasnya. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + 2 =