Bupati Bandung: Penanganan Banjir Perlu Dikoordinasi TNI

     Bandung, jurnalsumatra.com – Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Naser menyatakan penanganan banjir tahunan yang melanda tiga kecamatan di wilayahnya, perlu dikoordinasikan Tentara Nasional Indonesia.
“Dalam rangka operasi militer selain perang, saya kira Kodam III/Siliwangi cocok untuk mengkoordinasikan kami semua antar pemerintah daerah Sumedang, Garut, Kota Bandung dan unsur lainnya. Selama ini kami masing-masing berbuat, tapi tidak komprehensif,” ucap Dadang Naser di Kabupaten Bandung, Senin.
Dadang mengatakan, masalah banjir di Kabupaten Bandung bukanlah masalah daerahnya saja, namun melibatkan wilayah-wilayah di sekitarnya. Karena, aliran sungai yang ada di wilayah-wilayah lain, seluruhnya bermuara ke Sungai Citarum.
Untuk itu menurutnya, pelibatan Kodam III/Siliwangi sebagai koordinator penanganan banjir di Kabupaten Bandung, dianggap tepat.

      “Jika dikoordinasikan siapa berbuat apa, grand desainnya untuk penyelesaian masalah Citarum bagaimana. Tentu sedikit demi sedikit bisa teratasi,” katanya.
Sebetulnya, kata Dadang, penanganan banjir ini sudah melibatkan beberapa pihak sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Namun, hingga saat ini masalahnya belum bisa terselesaikan.
Beberapa lembaga yang memiliki kewenangan penanganan banjir antara lain, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Pemprov Jabar, Perhutani, dan LSM-LSM.
Untuk penanganan sungai Citarum lanjutnya, tercatat ada beberapa anggaran-anggaran dan program Pemprov yang bisa didesain bersama Kodam III/Siliwangi.
“Di negara maju, tentara diturunkan bukan saja khusus untuk operasi militer saja tapi selain perang bisa juga menyelesaikan soal bencana, anggaran dan programnya bisa didesain bersama pemerintah provinsi,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply