Bupati Banyuasin Polisikan Front Activis Biru

BANYUASIN, SUMSEL, jurnalsumatra.com – Bupati Banyuasin SA Supriono tidak terima dan  tinggal diam  dengan  melaporkan  diduga terkait fitnah dan pencemaran nama baik  oleh Front Activis Biru (From Biru) ke Polres Banyuasin, Jumat (13/4/2018). Laporan tersebut Nomor  LPB/46/IV/Reskrim Polres Banyuasin tertanggal 13 April 2018.

Laporan ini dilakukan  terkait dugaan   fitnah dan pencemaran nama baik yang disampaikan Heryadi alias Duk koordinator aksi dan Korlap Davit Satria ketika melakukan  demo di Kantor Kejari dan Pemkab Banyuasin, Kamis (12/4/2018).

“Pak Bupati Supriono melapor didampingi Kabag Hukum Dapot Siregar dan perwakilan dari OPD  terkait,”kata Kadis Kominfo Banyuasin Erwin Ibrahim, Jumat (13/4/2018).

Laporan Bupati ini diterima Kanit SPKT Shiff B Ipda Tri Deswiyadi SH dan diproses BAP oleh Kanit Pidum Iptu Gali beserta anggota.

Tujuan laporan ini, lanjut Erwin agar informasi menjadi benar, jangan sampai menyebarkan informasi yang tidak benar yang mengarah ke fitnah dan pencemaran nama baik.

“Mari kita jadikan ini pembelajaran untuk memberikan informasi yang baik dan mengedukasi masyarakat,”ujarnya.

Dalam aksinya, Heryadi  menyebut bahwa bantuan CSR SKK Migas beserta sejumlah perusahaan berupa 9 ekor sapi dan kandang digunakan untuk kepentingan pribadi Supriono sebagai Bupati Banyuasin, dimana sebagai bukti kandang dan sapi berada di lahan milik pribadi orang nomor satu di Kabupaten Banyuasin tersebut.

Dikatakan Erwin, pernyataan yang disampaikan Front Activis Biru (From Biru) jelas-jelas sebuah fitnah yang tanpa didukung bukti yang jelas. “Ini fitnah dan pencemaran nama baik Pak Supriono selaku Bupati Banyuasin, “tandasnya.

Masih menurut Erwin, bantuan CSR berupa 1 (satu) unit bangunan fasilitas kandang sapi dan ternak sapi sebanyak 9 (sembilan) ekor dari SKK-Migas/PT Medco tersebut dibangun di atas tanah milik Pemda Kabupaten Banyuasin seluas 45.160 M2 yang tercatat pada Simda Barang Disnakertrans Kabupaten Banyuasin. “Lahan itu pengadaan tahun 2007, peruntukannya untuk Balai Latihan Kerja (BLK), “katanya.

Bantuan fasilitas kandang sapi dan ternak sapi CSR tersebut terang Erwin diterima oleh Ir. S.A. Supriono, MM selaku Bupati Banyuasin mewakili Pemda Banyuasin dari Lembaga/Perusahaan Pemberi bantuan CSR.

Dan selanjutnya bantuan  diserahkan oleh Bupati Banyuasin kepada Kelompok Tani Karya Tani Desa Muara Sugih Kecamatan Tanjung Lago dan diterima oleh sdr. Asnawi Selaku ketua Kelompok Tani Karya Tani.

“Bantuan ini untuk dipelihara dan dikembangbiakkan lebih lanjut guna kemasalahatan seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat desa Muara Sugih, “tegasnya.

“Jadi tidak ada sapi bantuan tersebut di tarik dan diletakkan ke tanah pribadi pak Bupati Supriono,”tandasnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Sayta membenarkan adanya laporan Bupati Banyuasin. “Ya Benar ada  laporan sudah kita terima dan saat ini Unit Pidum sedang  melalukan BAP terhadap pelapor dan saksi pelapor, “katanya sambil menambahkan kasus ini masih kita proses, untuk sementara terkait pasal 310 ayat 1 dan atau pasal 311. (BIO/LUBIS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 + two =