Bupati Larang Pakai Atlet Daerah Lain


Banyuasin, jurnalsumatra.com – Bupati Banyuasin, H Askolani SH MH, menegaskan, tidak mengizinkan bahkan mengharamkan cabor untuk mengambil atlet daerah lain guna mewakili Banyuasin dalam berbagai ajang perlombaan.

“Saya tidak pernah mengizinkan bahkan mengharamkan pakai alet daerah lain. Tidak apa juara harapan itu atlet kita sendiri  tentu lebih enak bila dibandingkan juara I akan tetapi pakai atlet luar, “kata Bupati Banyuasin  H Askolani saat membuka Turnamen Catur Cepat Bupati Cup 1 yang diawali pertandingan antara Bupati H Askolani dengan Nadilla M di Mess Pemkab Banyuasin,  Sabtu (2/7/2019).

Turnamen catur ini dengan  kategori yakni SD, SMP, SMA.

“Turnamen ini diikuti 201 peserta, terdiri dari SD 35 peserta, SMP 36  peserta, SMA 70 peserta dan umum  60 peserta. Para juara selain dapat medali juga dapat uang pembinaan,”kata Ketua Umum Percasi Banyuasin H Salni Fajar.

Bupati mengharapkan melalu turnamen catut ini, akan muncul bibit-bibit atlet catur yang bertalenta dan bisa mewakili Kabupaten Banyuasin dalam event regional, nasional, bahkan internasional.

Orang nomor satu di Pemkab Banyuasin ini minta,  agar semua cabang olah raga untuk melakukan pembinaan atlet-atlet asal Kabupaten Banyuasin sendiri.

Menurutnya, anak-anak Banyuasin banyak yang bertalenta dan bermental juara, kita manfaatkan dan tinggal pembinaan berjenjang saja. Perlu dicatat, tidak diperbolehkan pakai atau sewa atlet daerah lain. (BIO)