Bupati Muba Temui Kepala BAIS

Muba, jurnalsumatra.com – Keseriusan Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA dalam menjaga keamanan dan perdamaian wilayah atau zero konflik memang patut diacungi jempol, bahkan Dodi Reza berkomitmen untuk siap mewujudkan Muba Zero Konflik dengan melibatkan berbagai pihak dan lembaga. 


Hal ini diketahui setelah Dodi Reza yang juga tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian dari Kementerian Sosial- ini jemput bola untuk menemui Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah MA di Kantor Badan Intelijen Strategis (BAIS) Kalibata Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2020).

Hasilnya, tak lama lagi Pemkab Muba bekerjasama dengan BAIS  akan melakukan penataran  deteksi dini  mencegah potensi konflik di masing-masing wilayah.

“Dalam waktu dekat beberapa pendamping akan ada di Muba untuk melakukan penataran atau melatih Kades se-Kabupaten Muba mendeteksi dini potensi konflik,” ungkap Kepala BAIS TNI Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranatakusumah MA.

Tim Pendamping yang akan melakukan penataran atau pelatihan terhadap Kades di Muba yakni Direktur G BAIS TNI Laksamana Pertama TNI Wahyu Mujiono SH MH dan Direktur Analis dan Pengendali Satgas “Kediri” (Anev Dalam dan Luar Negeri).

Ia mengapresiasi, komitmen Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex  yang sangat konsisten dan getol menjaga keamanan dan kedamaian wilayah Muba.
“BAIS sangat mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Bupati bersama Forkopimda yang selama ini sangat maksimal menjaga zero konflik di Muba,” ungkapnya.

Usai pertemuan, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyebut penataran atau pelatihan dari BAIS wajib  bagi seluruh Kepala Desa di Muba.

“Kita sangat konsisten dengan zero konflik dan situasi  ini harus dipertahankan. Untuk itu, Pemkab Muba bersama BAIS akan melakukan upaya  mempertahankan zero konflik tetap terwujud di Muba. Caranya, dengan memberikan penataran atau pelatihan kepada seluruh kades,” ulasnya.

Dodi menambahkan saat ini bersama Pimpinan Forkopimda Muba telah membentuk Tim Avenger guna memaksimalkan upaya-upaya penjagaan dan penanganan bencana serta keamanan.

“Tim Avenger ini ada  Dandim, Kapolres, Kajari serta unsur Forkopimda lainnya. Ini juga tim garda terdepan untuk menjaga dan melindungi warga Muba,” tukasnya. (Rafik elyas)