Bupati Panen Padi Organik Di Sawah Pribadinya

OKUTimur , jurnalsumatra.com – HM. kholid Mawardi S, Sos. Msi mengajak masyarakat OKU Timur untuk mengadakan panen bersama di sawah belakang kediaman pribadi Bupati OKU Timur pada hari Selasa (06/08/2019) sekira pukul 09.00.wib.

Selain beberapa camat dan dinas terkait turut hadir beberapa wartawan media baik online, cetak dan tv yang ada di OKU Timur, dalam keteranganya HM. Kholik Mawardi mengajak petani di OKU Timur untuk menanam palawija dan melarang untuk menanam padi untuk yang ketiga kalinya karna salah satu memutus hama wereng dengan cara pengeringan lahan.

Karna wereng berkembang biak di dalam air kalau tidak ada air maka hama wereng akan mati dengan sendirinya, dari banyaknya lahan padi yang ada di Kabupaten OKU Timur hanya 1,5% lahan sawah yang terkena hama wereng, pada tahun 2019 ini. 



Luas lahan tanaman padi yang ada di Kabupaten OKU Timur sendiri seluas 801.000 hektare lebih dan 43.000 hektare lebih lahan irigasi nonton tehnis, 1 hektare lahan sawah bisa menghasilkan 9 tonton lebih kalau normal dan untuk panen kedua bisa menghasilkan 6 ton kalau normal dan tidak terkena hama.

Penduduk OKU Timur berjumlah 639.000 dengan kebutuhan daerah maksimal 70.000 ton sedangkan pendapatan petani di Kabupaten OKU Timur 1.000.000 ton jadi kita surplus beras, OKU Timur merupakan lumbung padi terbesar di Sumatera Selatan setelah Kabupaten Banyuasin karena luas lahanya 4x lebih luas dari lahan yang ada di Kabupaten OKU Timur, terang Bupati HM, Kholik Mawardi.

Bupati sendiri memanen padi organik setiap tahun 2x dan sudah tahun ke 4 Beliau panen padi organik dengan jenis beras merah dan setiap tahun di kasih 300 karung kotoran kambing agar beras benar-benar organik dan tidak ada zat kimia, pungkasnya. (Iwn)