Bupati Salurkan Bantuan Anak Yatim Piatu dan Lansia

Banyuasin, Jurnalsumatra.com – Bupati Banyuasin H Askolani menyerahkan bantuan sosial berupa Beras 5 ton, Mie Instan 981 Dus dan Telor 5,5 Ton untuk anak yatim piatu dan orang tua lanjut usia yang kurang beruntung di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin.

Bantuan ini  diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Kecamatan di Gedung Graha Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin, Rabu (22/4/2020).

Hadir dalam acara ini, Wabup H Slamet, Ketua DPRD Irian Setiawan, Wakil Ketua Sukardi dan Noor Ismatudin, Kapolres AKBP Danny Sianipar, Kejari M Jefri SH, Dandim 0430, Sekda MH H Senen Har dan Kadis Sosial Alamsyah Rianda.

Bupati Askolani menjelaskan,  bantuan ini merupakan bantuan untuk meringankan beban masyarakat khususnya anak yatim piatu dan orang tua lanjut usia yang kurang beruntung  terdampak covid 19. 

Bantuan ini hasil kumpulan bantuan dari 16 perusahaan yang berusaha di Kabupaten Banyuasin. Dan hari ini juga akan ada bantuan lagi dari beberapa perusahaan lainnya.

“Bantuan dari perusahaan yang kita bagikan ini berupa Beras 5 ton, Mie Instan 981 Dus Telor 5,5 Ton. Dan bantuan ini kita khususkan untuk membantu anak yatim piatu dan orang tua lanjut usia yang kurang beruntung 

di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin, “katanya.

Telor dari PT Aguan Pulau Harapan, PT SIP Langkan, Asosiasi Peternak Banyuasin, Mie Instan dari  PT Sriwijaya Alam Segar, PT Banyuasin Nusantara Sejahtera, PT Sumber Beton Pelangi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Beras bantuan dari Kagama, PT Buyung, PT Banyuasin Nusantara Sejahtera, PT Sumber Beton Pelangi, PT Gasing Sawit, PT Pertani dan PT Agri Makmur Pertiwi. Sedangkan Minyak bantuan dari PT Garis Sawit Agasi dan PT Agri Makmur Pertiwi.

Bantuan ini terangnya akan distribusikan oleh pihak Kecamatan bersama unsur tripika , dengan rincian 500 kilogram beras akan didistribusikan untuk 10 Kecamatan yang bukan penghasil beras yakni Rantau Bayur,  Betung, Suak Tapeh, Banyuasin III, Sembawa, Talang Kelapa, Banyuasin I, Air Kumbang, Rambutan dan Banyuasin II.

Sedangkan mie instan 81 Dus dan Telor 500 Kg akan dibagikan ke 11 kecamatan penghasil beras. Ke 11 kecamatan tersebut Kec Pulau Rimau, Kec Selat Penuguan, Kec Tungkal Ilir, Kec Tanjung Lago, Kec Muara Padang, Kec Muara Sugihan, Kec Makarti jaya, Kec Karang Agung Ilir, Kec Air Saleh, Kec Muara Telang dan Kec Sumber Marga Telang.

“Kalau semua bergotong royong, insyaallah persoalan dampak covid termasuk pencegahan penyebarannya bisa kita atasi secara bersama-sama, “tegasnya.

Mungkin ada yang bertanya, kapan bantuan sosial dari Pemkab Banyuasin? dijelaskan Bupati Askolani,  bantuan sosial dampak covid 19 dalam waktu dekat ini akan baru distribusikan bukan berupa sembako namun Bantuan Langsung Tunai (BLT).  Saat ini tengah dalam tahap verifikasi dan validasi data rumah tangga yang akan menerima bantuan tersebut.

“Bantuan akan ditransfer kerekening masing-masing masyarakat, jadi bukan dalam bentuk sembako. Opsi ini dipilih untuk mempermuda pendistribusian sehinga tidak terjadi kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus covid19, atau terjadi keributan seperti di beberapa daerah,”jelasnya.

Pihaknya sendiri sudah menggandeng Bank SumselBabel dan BRI untuk mentransfer bantuan tunai tersebut. “Mungkin ada yang bertanya rekening Bank banyak yang tidak punya. Jadi pada saat pendataan rumah tangga penerima sudah dimintai KTP, KK dan nama orang tua perempuan. Ini untuk membuat rekening si penerima dan mereka tidak perlu datang ke bank, karena semuanya sudah dipermuda oleh pihak bank. Termasuk proses pencairan mereka cukup tunggu di desa,  petugas Bank yang akan datang atau menggunakan BRI Link yang ada di warung-warung yang ada di Desa, “jelasnya. (Rilis/BIO)