Bupati Serahkan BLT 11 Desa Secara Simbolis

Lahat, jurnalsumatra.com  – Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi sejumlah Kepala Dinas, Kepala Badan, Camat Kikim Barat, Polsek Kikim Barat, Kepala Bagian Setda Lahat serta Danramil Kikim dan Babinsa menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dikeluarkan melalui Dana Desa (DD) untuk 379 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) yang terdampak Covid 19.

Dari 379 KPM yang menerima BLT diantaranya, Desa Penantian sebanyak 79 orang RTM, Desa Wonorejo 71 orang RTM, Desa Suka Bakti sebanyak 20 orang RTM, Desa Suka Merindu sebanyak 135 RTM, dari Desa Mekar Jaya 44 orang dan Desa Lubuk Seketi 30 RTM.

Sedangkan, untuk penyerahannya Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa ini, dilakukan secara serentak dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Suka Bakti, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat.

Rudi sekalu Kepala Desa (Kades) Suka Bakti Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat yang dipercaya mewakili 5 Kepala Desa (Kades) lainnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lahat Cik Ujang SH bersama rombongan yang berkenan hadir dan dapat menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari DD masing masing desa.

“Yang pertama tama kami sangat bersyukur atas kehadiran pak Bupati Lahat bersama rombongan dalam kesempatan baik ini. Tak lupa, kami juga ucapkan selamat datang di Desa Suka Bakti, Kecamatan Kikim Barat. Sengaja kami mengundang pak Bupati supaya dapat memberikan secara simbolis BLT untuk 6 desa yang ada,” tuturnya.

Sementara Bupati Lahat, Cik Ujang SH mengapresiasi sambutan para Kades dan masyarakat yang hadir untuk mewakili KPM dari 6 desa tersebut. dalam pidatonya, Cik Ujang menyampaikan agar dalam pembagian BLT nanti, sesuai dengan data yang ada dan tidak ada tebang pilih.

Dihimbau juga, supaya masyarakat desa tidak terpengaruh dengan gejolak gejolak yang terjadi akibat ketidaktahuan tentang kreteria warga yang layak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan yang tidak.

“Yang belum dapat kesempatan untuk menerima BLT-DD jangan sampai ribut-ribut. Kalau perlu tanyakan dulu ke Dinas Sosial yang berkompeten untuk menilai siapa yang layak dan siapa yang tidak layak mendapat BLT ini. Sebaliknya, yang sudah mendapatkan juga tidak usah pamer atau mengolo-olok yang belum kebagian. Jadi terimalah dulu bantuan ini, semoga bermanfaat untuk kebutuhan keluarga. Tetap ikuti aturan atau Protokol Kesehatan yang sudah disampaikan oleh Pemerintah, supaya kita terhindar dari Pandemi Covid-19,” pesan CU.

Setelah dari Desa Kikim Barat, Bupati Lahat Cik Ujang SH bersama rombongan menuju Desa Pagardin, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat yang juga akan menyerahkan secara simbolis BLT untuk 5 Desa di Kecamatan Kikim Selatan pada Sabtu (30/5/2020).

Dalam kegiatan yang digelar di Balai Desa Pagardin ini, Bupati Lahat didampingi Camat Kikim Barat, Anggota DPRD Lahat dari Dapil V, Kapolsek Kikim Selatan, AKP. Maulana, Danramil Kikim serta berbagai unsur OPD Pemkab Lahat, secara simbolis menyerahkan BLT-DD pada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dari Rumah Tangga Miskin (RTM) yang perekonomiannya sangat terdampak pandemi Covid-19.

Tercatat dari 421 KPM RTM yang merupakan masyarakat Desa Pulau Beringin sebanyak 155 RTM, Desa Keban Agung 103 RTM dan Desa Tanjung Kurung sebanyak 59 RTM. Sedangkan Desa Pagardin belum sempat menganggarkan DD untuk dialokasikan ke BLT di Tahap I ini.

“Kami ucapkan selamat datang pada Pak Bupati Lahat, Cik Ujang, SH beserta rombongan di Desa Pagardin ini. Kami di Desa Pagardin ini hanya jadi tuan rumah pembagian BLT-DD ini, karena warga desa kami sendiri belum mendapatkan BLT-DD. Hal ini bukan kami sengaja, tapi DD kami sudah cair lebih dahulu sebelum aturannya turun dari Pemerintah Pusat. Nah setelah DD kami realisasikan untuk pembangunan gedung, aturannya baru keluar. Meski demikian, untuk Tahap II nanti, semuanya akan kami serahkan BLT-DD sesuai dengan data yang ada”, ungkap Nazarudin selaku Kades Pagardin, berjanji dengan masyarakat desanya di hadapan Bupati Lahat.

Menyikapi laporan yang diutarakan Nazarudin, Cik Ujang berharap agar ke depannya Kades Pagardin dapat menganggarkan DD untuk BLT. Dikatakan Cik Ujang, bahwa setelah aturan dari Pemerintah Pusat tentang BLT-DD itu turun, maka wajib bagi Kades untuk mnyalurkannya kepada masyarakat desa yang perekonomiannya sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19.

“Berikanlah BLT-DD ini sesuai dengan kategori yang sudah disosialisasikan oleh Kementerian Sosial, Kades tidak boleh pilih kasih dalam mendata. Jika memang benar-benar miskin dan layak dibantu, maka orang tersebut harus dibantu. Kemudian bagi yang belum atau tidak mendapatkan BLT-DD ini, warga tidak usah menggelar demo atau sejenisnya ke Pemerintah Desa. Namun alangkah baiknya ditelusuri dulu, kreteria apa yang bisa dan layak dibantu atau yang belum layak. Harapan kami selaku Pemerintah Kabupaten Lahat, semoga BLT ini dapat bermanfaat untuk RTM,” tukas Bupati Lahat. (Din)