Catat Janji Kampanyenya Tagih Setelah Terpilih

Palembang, jurnalsumatra.com – Debat Kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang digelar di Hotel Aston,  Jumat (22/6). Debat kali ini mengusung tema pelayanan publik dan kesejehteraan masyarakat Palembang.

Sambutan Ketua KPU Palembang Syarifuddin mengatakan,  Pilwako Palembang diikuti 4 paslon yakni nomor urut 1 Harnojoyo dan Fitri Agustinda, nomor urut 2 Sarimuda dan Abdul Rozak,  paslon nomor 3 Akbar Alfaro dan Harnoe Reospriadji dan paslon 4 Mularis Djahri dan Syaidina Ali.

Menurutnya,  debat ini merupakan kampanye yang didanai KPU Palembang. Acara ini disiarkan langsung oleh TV nasional agar dapat didengar masyarakat luas dan mengetahui visi dan misi paslon.  Sehingga bisa memilih pada 27 Juni mendatang. 5 hari lagi kita memilih pemimpin Palembang.

“Debat kandidat ini merupakan pendidikan politik dan masyarakat dapat mencatat .Kelak mereka terpilih, semua janji itu akan kita tagih. Melalui Pilwako secara langsung ini,  kenali rekam jejak calon dan visi dan misinya untuk memilih pada 27 Juni nanti, ” katanya.

Segemen pertama adalah paparan visi dan misi dari masing -masing paslon.  Yakni Paslon 1 Harnojoyo mengatakan,  visi dan misinya adalah mewujudkan Palembang EMAS Darussalam 2023. “Apabila kota ini dijadikan kota yang elok, nyaman dengan menjaga toleransi serta mempertahankan zero konflik.  Inilah revoluasi mental untuk masyarakat sejahterah,” ucapnya.

Paslon nomor 2 Sarimuda mengatakan, seharusnya saat ini sudah meraih Palembang Gemilang Darussalam.  Oleh sebab itu,  mereka ingin  memberantas kemiskinan dan pengangguran dengan ekonomi kerakyatan.  Mengatasi banjir dan memuluskan jalan.

Paslon nomor 3 Akbar Alfaro mengatakan,  dirinya dan pasangannya adalah paslon dari jalur independen.  “Kami sudah 1, 4 tahun melihat permasalahan masyarakat.  Solusinya adalah dengan good goverment,  good publik service,  good living hode,  good income,  dan good city.  Palembang hebat dengan 5 G,” katanya.

Sementara itu,  paslon nomor urut 4 Mularis Djahri mengatakan,  visi dan misinya adalah mewujudkan Palembang cerdas kotanya sejehterah warganya.

“Palembang dibawah kepemimpinan kami akan mengurangi kemacetan,  banjir dan mengurangi kemiskinan.  Pengendalian birokrasi yang efektif mulai dari tingkat bawah. Selain itu,  kami akan memberikan intensif RT Rp 1 juta,  dan kita akan mendidik warga Palembang untuk menciptakan pengusaha baru,” bebernya.

Segmen kedua adalah penajaman visi dan misi dengan menjawab pertanyaan dari penelis.  Penelis pertama Didik Susetyo memberikan pertanyaan kepada Paslon nomor 1,  bagaimana  mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan kawasan industri di Palembang.

Harnojoyo mengatakan,  pertumbuhan ekonomi di Palembang diatas nasional.  Ada kawasan industri Sukarame dan Karya Jaya, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah dengan memfalitasi memberikan kredit tanpa agunanan.

Fitri menambahkan,  IPM palembang semakin baik.  “Kami mengajak UMKM mengembangkan usahanya.  Untuk pendidikan 26 persen anggaran,” bebernya.

Peratanyaan selanjutnya untuk paslon 2 adalah bagaimana mewujudkan ekonomi mandiri.  Sarimuda mengatakan,  dengan ekonomi kerakyatan dirinya akan beri pendampingan pelatihan dan bantuan modal.  “2 tahun kami menjabat Palembang bebas dari pengangguran dan kemiskinan,” ucapnya.

Rozak menambahkan,  pihaknya akan sinergikan perusahaan besar dan perusahaan kecil.  Kemudian pertanyaan panelis untuk Akbar 5 G.  Bagaimana mewujudkan good income.

Akbar mengatakan, pihaknya akan mewujudkan 5.000 UMKM. Akan memfasilitasi hulu dan hilirnya.  Bagaimana produksi,  higinitasnya dan penjualannya.  “Sentra yang ada akan kami kembangkan hulu dan hilirnya,” katanya.

Pertanyaaan  Prof Didik ke paslon 4 bagaimana mewujudkan smart city.  Mularis mengatakan,  menata kota berbasis IT.  Khussnya pendidikan,  kesehatan dan infrastruktur. “Palembang sudah waktunya meningkatkan kesejehtaraan.  Kami akan bantu pengusaha belum berpengalaman akan biberikan pelatihan dan modal.

Sesi selanjutnya,  menjawab pertanyaan panelis dan paslon dapat menanggapi. Penelis Ridwan mengatakan,  mengapa peningkatan supermasi hukum menjadi prioritas kedepan dari paslon nomor 1.

Harnojoyo mengatakan,  supermasi hukum adalah dengan melakukan pelayanan sesuai aturan. Dimulai dari harus tau apa tugas dan wewenang kita.

Fitri menambahkan,  supermasi hukum agar pelayanan publik akan lebih baik. Selain itu, ASN melaksanakan tugasnya sesui dengan SOP.

Pertanyaan dari Erika Buchori bertanya dengan paslon 4 Mularis. Bagaimana mengatasi taksi online yang tidak tertata.

Mularis mengatakan,  pihaknya memasukan taksi online dan ojek online.  Kami akan buat transportasi smart city.  Kami akan mengintegritaskan semua.  Mulai dari bandara,  kereta api,  dan angkutan sungai.  Yang tidak bis dijangkau dengan angkutan umum menggunakan taksi dan ojek online.

“Masalah parkir,  untul menata kemacetan.  Kami pikirkan infrastrktur harus terintegritas dengan angkutan yang lainnya,” paparnya.

Saydina menambahkan,  harus ada kajian dan pendekatan. LRT harus terintegrasi dengan sistem transportasi yang ada.

Selanjutnya,  panelis Abdullah memberikan pertanyaan  ke Paslon Sarimuda.  Apa target dari Paembang EMAS Darussalam.

Sarimuda mengatakan,   mayoritas agama di Palembang beragama Islam.  “Visi kami mengembangkan kegiatan keagamaan di mushola,” ucapnya.

Pertanyaan penelis Yudha Mahroom ke paslon nomor 3 adalah bagaimana mewujudkan good govermen.

Akbar menyatakan,  pihaknya akan melakukan lelang jabatan.  Serta pelayanan yang terbuka kepada masyarakat.

Kemudian segmen ketiga adalah paslon memberikan pertaanyaan kepada paslon lain. Debat segemen ini berlangsung lancar dan tertib hingga acara berakhir (yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × one =