CSDS: Pengembangan Aplikasi Komunikasi Indonesia Perlu Didukung

     Jakarta, jurnalsumatra.com – Peneliti Center for Strategic Development Studies (CSDS) Sapto Waluyo mengatakan aplikasi komunikasi buatan bangsa Indonesia perlu didukung agar penyebarluasan materi positif di media sosial semakin terbuka dan dapat diakses semua pihak.
“Saat ini, pengguna internet di Indonesia sangat tergantung pada platform yang dikuasai produsen asing. Padahal, aplikasi yang dikembangkan programer domestik cukup banyak, namun kurang didukung,” kata Sapto melalui siaran pers dari CSDS diterima di Jakarta, Senin.
Sapto mencontohkan China dan Jepang yang mengembangkan aplikasi komunikasi buatan sendiri digunakan oleh warganya, alih-alih menggunakan aplikasi yang dikembangkan negara lain.

Menurut Sapto, pengelolaan informasi di era media sosial menuntut kompetensi dan profesionalitas tinggi, karena informasi yang diproduksi dan didistribusikan berbagai jalur sangat melimpah.
Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pembuat aturan, harus bertindak profesional dan akuntabel.
“Masyarakat pengguna media sosial juga harus semakin cerdas, agar tidak menjadi korban manipulasi. Media sosial dapat diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan konsensus nasional,” katanya lagi.
Sapto mengatakan produksi materi positif di media sosial harus menjadi perhatian banyak pihak, agar ujaran kebencian atau provokasi yang menyebabkan konflik tidak berkembang.(anjas)

Leave a Reply