Damkar Berhasil Padamkan Api Di Pasar Lawang Jatim

Malang, Jawa Timur jurnalsumatra.com – Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang berhasil memadamkan api yang menghanguskan kurang lebih sebanyak 500 lapak dan kios di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (18/4).

  Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Pemerintah Kabupaten Malang Goly Karyanto mengatakan kebakaran yang terjadi sejak Rabu (17/4) malam tersebut, sudah berhasil diatasi sekitar pukul 17.30 WIB, atau setelah 22 jam dari awal kejadian.

  “Sudah teratasi, pasukan saya tarik ke markas komando,” kata Goly, di Malang, Kamis.

  Goly mengatakan, mulai Kamis siang, pihaknya menerjunkan sepuluh personel dengan tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk memastikan tidak ada lagi api atau bara api yang tersisa. Pihaknya melakukan pembasahan di area kebakaran guna menjamin tidak ada lagi api yang berkobar.

  Hal tersebut perlu dilakukan karena, pada permukaan tanah memang kondisinya sudah terlihat padam dan tidak ada api, namun, masih ada potensi dari bara api yang berada di bawah timbunan puing-puing kebakaran. Jika tidak dilakukan pembasahan, dikhawatirkan bisa memunculkan api kembali.

  “Tadi personel yang turun mulai pukul 10.00 WIB sebanyak 10 personel dengan tiga mobil unit pemadam. Yang lain saya perintahkan beristirahat. Sekarang, saya perintahkan semua untuk kembali,” kata Goly.

  Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah tempat usaha yang terbakar mencapai ratusan, meliputi  328 lapak atau los, 174 kios, dan tujuh unit toko. Secara keseluruhan, total jumlah pedagang yang ada di Pasar Lawang mencapai 1.400 pedagang.

  Kepala Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sigit Sugiarto mengatakan, jumlah tersebut merupakan perhitungan sementara, karena pihaknya belum bisa melakukan perhitungan secara mendetil akibat kondisi yang belum memungkinkan.

  “Sementara seperti itu, karena kami belum bisa menghitung secara detil di titik kejadian, karena lokasi masih panas,” kata Sigit.

  Pihak pengelola Pasar Lawang di Kabupaten Malang, Jawa Timur, memperkirakan total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp9 miliar.

  Kebakaran tersebut bermula di blok selatan Pasar Lawang, yang diduga berasal dari blok F dan blok I, dimana rata-rata para pedagang di blok tersebut menjual kain, pakaian jadi, tas, plastik, dan mebel. Barang-barang tersebut merupakan barang yang mudah terbakar.(anjas)