Debat Cawali Kota Gorontalo Ricuh

     Gorontalo, jurnalsumatra.com – Debat calon Wali Kota (Cawali) Gorontalo tahap kedua yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Sabtu (12/5) siang, sempat ricuh akibat saling ejek antarpasangan pendukung pasangan calon (Paslon).
Akibatnya, pihak pengamanan dari jajaran kepolisian mengeluarkan oknum pendukung dari kedua pasangan itu, yang diduga memicu kericuhan tersebut.
Ketua KPU Kota Gorontalo La Aba ketika dikonfirmasi usai pelaksanaan debat mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi langkah pihak keamanan, yang langsung mengendalikan situasi kericuhan tadi.
“Sempat terjadi ricuh diawal sebelum pelaksanaan debat tadi, namun itu tidak berlangsung lama,” kata La Aba.

Terkait dengan hal itu, sebagaimana komitmen bersama dengan Lission Officer (LO) dari setiap pasangan calon bahwah ketika ada yang membuat keributan jalannya debat, akan diambil tindakan untuk dikeluarkan.
Siapapun dia ketika terindikasi membuat keributan, akan diberikan teguran, jika tetap tidak mengindahkan teguran tersebut, jangan salahkan dirinya jika kemudian pihak keamanan mengambil tindakan tegas.
“Kalau buat keributan di tengah jalannya debat, itu sudah ranah kepolisian yang akan mengambil tindakan,” tegas La Aba.
Ia berharap pada debat terakhir yang menghadirkan pasangan cawali-cawawali selanjutnya akan berlangsung aman dan terkendali, kalau perlu pengamanan akan ditingkatkan lagi.
Ia juga berharap pada debat terakhir akan terlahir ide dan gagasan yang akan meyakinkan masyarakat gorontalo, terkait program serta visi misi dari setiap calon, mengingat debat Pilwako Gorontalo disiarkan secara live.(anjas)

Leave a Reply