Debat Publik Cagub Telan Dana Ratusan Juta

Palembang, jurnalsumatra.com – KPU Sumsel akan menggelar debat pasangan calon (paslon) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel di Hotel Novotel, Rabu (14/3). Debat paslon tersebut menelan biaya hingga Rp 600 juta.

Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, mengikuti debat ini sudah menjadi kewajiban paslon. Jadi setiap paslon akan ingatkan untuk jangan sampai tidak datang.

“Untuk panelis, ini orang tv dan akademisi yang betul-betul memiliki kapabilitas seperti dari perguruan tinggi kami ambil dekan. Panelis juga ada yan levelnya nasional. Kita mengajak akademisi karena mereka paham betul dengan politik walau tidak turun langsung. Selain itu, di dunia kampus juga ada pengabdian masyarakat,” katanya dalam jumpa pers di kantor KPU Sumsel, Selasa (13/3/2018).

Aspahani menjelaskan, tema yang diangkat dalam debat yakni tema reformasi demokrasi,penentasan masalah ekonomi, hukum, politik dan infrastruktur. “Anggaran debat ini mencapai Rp 600 juta. Itu termasuk biaya  relay TVRI,  kalau soal gedung standar,” paparnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Parmas Ahmad Naafi menuturkan, debat publik pertama ini mengangkat persoalan reformasi birokrasi,penuntasan persoalan politik, ekonomi,  dan infrastruktur.”Intinya persoalan-persoalan aktual dan pengentasanya yang selaras dengan pembangunan nasional,” ujarnya.

Naafi menjelaskan, para paslon pada segmen pertama dipimpin moderator tentang tata tertib debat dan akan diberikan waktu untuk memaparkan visi dan misinya kepada publik. Kemudian segmen kedua, moderator akan melempar pertanyaan kepada masing-masing paslon. Sedangkan pada segmen kedua, para paslon secara bergantian menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh moderator.

Dia menjelaskan, segmen selanjutnya moderator menyiapkan sejumlah pilihan pertanyaan untuk para paslon. Nantinya para paslon akan memilih salah satu pertanyaan untuk dilemparkan kepada paslon lainya.”Pertanyaan-pertanyaan yang disiapkan merupakan hasil rumusan dari sejumlah akademisi berbagai perguruan tinggi dan profesional baik didaerah maupun nasional. Sesi pertanyaan disiapkan tapi memilih dan diperuntukan untuk siapa hingga clossing statemen,” bebernya.

Lebih lanjut Naafi mengungkapkan, ada sekitar 500 undangan yang hadir terdiri dari para tokoh, akademisi dan simpatisan paslon,mahasiswa,disabilitas,komunitas,tokoh pemuda,ormas, penyelenggara pemilu dan lainnya. “Debat publik tersebut akan berlangsung selama 2 jam dan ditayangkan TVRI Sumsel,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − two =