Debit Air Waduk Sungai Pulai Hanya Tersisa 30 Sentimeter

Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Debit Waduk Sungai Pulai yang merupakan salah satu sumber air baku di Tanjungpinang, Kepulauan Riau tersisa hanya sekitar 30 sentimeter, padahal dalam kondisi normal ketinggian air mencapai 3,4 meter.

  Direktur PDAM Tirta Kepri, Mamat di Tanjungpinang, Kamis, menyatakan kondisi tersebut diakibatkan kemarau panjang yang terjadi sejak Agustus hingga September 2019.

  “Hujan yang mengguyur Tanjungpinang beberapa hari belakangan ini tetap tak berpengaruh terhadap volume air waduk tersebut,” kata Mamat.

  Mamat menyatakan, debit air yang ada dipastikan hanya mampu melayani kebutuhan pelanggan selama seminggu ke depan.

  Kalau hujan tidak terjadi dalam satu minggu mendatang, kata dia, bisa dipastikan sistem operasional pelayanan akan terganggu.

  Kondisi ini, menurut dia, cukup darurat, namun PDAM akan mengupayakan berbagai cara agar tetap berproduksi.

  Salah satunya dengan mengaktifkan kembali PDAM Waduk Sungai Gesek yang kini terhenti pelayanannya akibat kerusakan pipa jaringan air.

  Debit Wasuk Gesek, lanjut Mamat, punya kedalaman air sekitar satu meter. Itu cukup untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat meskipun belum maksimal.

  “Mudah-mudahan dalam seminggu sudah aktif untuk mendukung pendistribusian air ke pelanggan,” tutur Mamat.

  PDAM turut mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk menghemat pemakaian air, sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.(anjas)