Deklarasi Tim Pemenangan Ridwan Kamil-UU Februari

   Bandung, jurnalsumatra.com – Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat, Saan Mustopa mengatakan deklarasi tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu akan dilakukan pada 8 Februari 2018.
“Jadi sebelum tanggal 5 Februari 2018, kami ingin tim kampanye dari provinsi sampai kecamatan terbentuk,” kata Saan Mustopa sebelum membuka Rapat Kerja Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem Jawa Barat, di Kota Bandung, Kamis.
Ia mengatakan DPW Partai NasDem Jabar dan partai pengusung lainnya yakni PPP, PKB dan Partai Hanura terus menyusun persiapan pembentukan tim kampanye untuk Pasangan Rindu di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, salah satunya adaah dengan menggelar rapat akbar pemenangan.
“Selain itu kami juga sedang membentuk tim kampanye Pasangan Rindu dari tingkat provinsi sampai kecamatan. Jadi tim kampanye ini melibatkan anggota partai pendukung lainnya dan relawan,” kata Saan.
Ia mengatakan di setiap kecamatan, tim kampanye harus berjumlah 10 orang, terdiri atas dua orang dari masing-masing partai pendukung Pasangan Rindu yakni Partai NasDem, PKB, PPP, dan Partai Hanura, ditambah dua orang lagi dari kalangan relawan.

“Di setiap tingkat kabupaten kota, katanya, tim kampanye yang akan terbentuk beranggotakan 20 orang, terdiri atas empat orang dari empat partai pendukung dan empat orang lainnya dari relawan. Semua nanti sudah ada sebelum tanggal 5 Februari,” katanya.
Dia menuturkan semua tim kampanye dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi, ditambah jajaran partai pendukung di tingkat pusat dan akan menghadiri rapat akbar pada 8 Februari 2018 di Sabuga Bandung.
“Total pesertanya bisa mencapai 7.000 orang,” kata dia.
Sementara itu, terkait agenda Raker Bapillu Partao NasDem pihaknya ingin membuat format atau formula pemenangan Pilkada Serentak 2018 yang diselenggarakan di Provinsi Jabar dan 16 kabupaten/kota.
Menurut dia hal ini perlu dibuat mengingat koalisi pendukungan calon kepala daerah di tingkat kabupaten/kota tidak linear dengan susunan dukungan partai di tingkat provinsi atau pusat.
“Seperti di Bogor, Nasdem bersama PKB, artinya linear dengan provinsi. Tapi kalau di Garut malah sama Gerindra dan PKS. Kita buat formatnya supaya tidak berbenturan dan semua tujuan kita tercapai. Bagaimana dengan situasi yang tidak linear, kita bisa efektif dan calon kepala daerah kita semua menang,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan selain mengerahkan tim kampanye Partai Nasdem juga bakal mengerahkan sekitar 1.300 bakal calon legislatif Partai Nasdem untuk memenangkan calon kepala daerah, baik di pilgub, pilbup atau pilwalkot di Jawa Barat.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + nine =