Dewan Pers Himbau Semua Pihak Tolak Permintaan THR

Palembang, jurnalsumatra.com – Ketua Dewan Pers  Yosep Adi Prasetyo mengeluarkan surat edaran Nomor 264/DP-K/V/2018 perihal imbauan Dewan Pers Menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah. Surat yang dikeluarkan pada 30 Mei 2018 ini berisi himbauan kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), permintaan barang dan sumbangan dalam bentuk apapun yang mungkin diajukan oleh organisasi pers, perusahaan pers atau organisasi wartawan.

Surat edaran itu ditujukan kepada Sekretariat Negara, Kapolri, Kementrian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Dalam Negeri, Pimpinan BUMN dan BUMD, Pimpinan perusahaan serta Karo Humas dan Protokoler Pemprov, Pemkab dan Pemkot se Indonesia.

Yosep Adi Prasetyo mengatakan, menjelang hari raya Idul Fitri1439 Hijriah yang jatuh pada 15-16 Juni 2018, Dewan Pers menghimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan THR, barang dan sumbangan dalam bentuk apapun yang diajuma  organisasi pers, perusahaan pers dan organisasi wartawan. Hal ini menghindari penipuan dan penyalahgunaaab profesi wartawan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan ataupun perusahaan pers.

“Sikap Dewan Pers ini dilandasi sikap moral dan etika profesi dalam enjaga keercayaan publik dan menegakkan integritas, serta menjunjung tinggi nilai profesionalisme wartawan . Juga untuk mendukung upaya pemberantasan praktek korupsi yang sedang marak saat ini,” ujarnya.

Yosep menegaskan, Dewan Pers tidak bisa mentorerir adanya praktek buruk dimana wartawan, perusahaan pers atau organisasi wartawan yang banyaj bermunculan belakangan inj meminta-minta sumbangan, bingkisan dan THR.

“Bila ada oknum wartawan yang mengaku dari media atau organisasi wartawan menghubungi bapak/ibu, silahkan ditolak saja. Apabila mereka meminta dengan cara memaksa, memeras atau mengancam sebaiknya mencatat identitas atau nomor telpon atau alamat mereka dan melaporkan ke kantor polisi terdekat bisa juga melaporkan ke Dewan Pers,” imbuhnya.

Yosep menjelaskan, perlu dicatat bahwa organisasi perusahaan pers dan organisasi wartawan yang telah terverifikasi menjadi konstituen Dewan Pers adalah Serikat Perusahaan Pers (SPS), Persatuan Radio Siaran Swasta Indonesia (ATVSI), dan Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) . Sedangkan konstituen Dewan Pers yang mewakili organisasi wartawan adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),  Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) .

“Dewan Pers menghimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan THR sumbangan apapun,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply