Di Lahat 45 Orang Dipasung

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat, mendata setidaknya ada 620 warga di Bumi Seganti Setungguan (Lahat) mengidap gangguan jiwa.

Nah, dari 620 data yang diterima hasil laporan di 32 Puskesmas, 400 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dalam pengobatan aktif. Sedangkan 45 orang lainnya dalam keadaan di Pasung. Faktor penyebabnya, dipicu penyalahgunaan Obat Psikotropika, Depresi Berat, dan Keturunan.

“Semua itu, data dari 32 Puskesmas yang ada di Kabupaten Lahat. Ditemukan sekitar 620 warga yang alami gangguan ke-jiwaan. Sementara penyebabnya diduga oleh penyalahgunaan obat obatan terlarang, termasuk mengalami Depresi Berat, ” ungkap Kadinkes Lahat, dr H Rasyidi Amri MT MKM, melalui Kabid Pengendalian Penyakit, H Ubaidillah SKM MKes, Rabu, (25/7/2018).

Menurutnya, dari 24 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, Kecamatan Jarai berada diposisi teratas keberadaan ODGJ, mencapai 120 orang. 80 orang diantaranya menjalani pengobatan. Lalu, ke Kecamatam Suka Merindu, Muara Payang, Merapi Area, dan Kota Lahat.

“Terus terang, sebenarnya penderitanya hampir menyebar ke seluruh Kecamatan. Kita hanya bisa memberikan obat-obatan yang disalurkan melalui Puskesmas, ” tambahnya lugas.

Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Bandar Jaya, Yuliani SKM MKes menegaskan, masih ada kemungkinan bagi ODGJ untuk sembuh. Asalkan pemberian obat rutin dan teratur, ditambah dukungan besar dari keluarga. Selain itu, lingkungan juga ikut berpengaruh terhadap kesembuhan Pasien.

“Semua usaha sudah kita lakukan secara maksimal. Petugas kita rutin turun ke lapangan, untuk mengobati pasien ODGJ. Ada hanya diberikan obat, ada juga yang harus di suntik. Kalau lingkungannya tidak bersahabat, walaupun sudah sembuh bisa saja kumat lagi sewaktu waktu, ” terang Yuliani.(Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − eight =