Sugianto Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri


Muba, jurnalsumatra.com – Warga Desa Sidorejo A.6 Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) geger dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki yangdiduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali plastik jenis nilon. 

Sementara mayat pria diketahui bernama Muhamad Sugianto (40) warga Desa Sidorejo Kecamatan Keluang itu, ditemukan diemperan belakang rumahnya, Senin (29/04/2019) pukul 02.00 wib.

Berdasarkan informasi, mayat laki-laki ini pertama kali ditemukan Danu Tarto Ningsih (isteri korban) bersama tetangganya. 

Kronologis penemuan,  saat itu isteri korban keluar rumah mengajak tetangganya Nuzul (saksi) dan Buldan (saksi) untuk mencari suaminya dikebun sawit yang berada di depan rumahnya. Namun korban tidak ditemukan, setelah mencari mengarah ke rumah, ketiganya melihat cahaya senter kemudian ditemukanlah korban yang telah gantung diri di emper belakang rumahnya menggunakan tali nilon warna biru. 

Melihat peristiwa itu, para saksi pun melapor kepada Kepala Desa Sidorejo Pujiono dan selanjutnya Pujiono melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Keluang.

Sementara ketika dikonfirmasi wartawan Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM melalui Paur Humas Polres Muba Ipda Nazarudin membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar adanya peristiwa gantung diri di wilayah Desa Sidorejo Kecamatan Keluang. Diketahui identitas korban adalah Muhamad Sugianto (40) warga RT 06 RW 03 Desa Sidorejo Kecamatan Keluang, “Ujarnya.

Nazarudin juga menjelaskan, bahwa peristiwa gantung diri ini pertama kali ditemukan isteri korban Danu Tarto Ningsih bersama Nuzul dan Buldan tetangganya. Peristiwa ini murni gantung diri. Dari TKP sendiri dan pemeriksaan awal pihak polsek keluang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada diri korban. Sementara dari celana dalam korban mengalami basah. 

“Dari tkp pihaknya turut mengamankan barang bukti berupa. Tali nilon yang digunakan korban untuk gantung diri, baju korban lengan pendek motif garis-garis warna putih dan celana panjang jeans milik korban, ” Jelasnya. (Rafik elyas)