Dinas Parpora Lakukan Dialog Budaya & Pariwisata

Tanah Datar, Sumbar, Jurnalsumatra.com – Dialog Budaya dan Pariwisata yang dilaksanakan di Hotel Emersia Batusangkar pada Sabtu (07/12/2019), yang dihadiri oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Sekda Irwandi. Kadis Pariwisata Abdul Hakim, Ketua LKAM Tanah Datar Hafiz Dt. Batuah  dan Sekretaris, Kabid Pariwisata Efrison, Serta tamu undangan lainnya.

Diskusi yang dilakukan oleh para peserta dan Nara sumber Irwandi adalah bagaimana mengembangkan wisata di Tanah Datar untuk kemajuan wisata Tanah Datar. Apa kekurangan yang akan membantu majunya wisata Tanah Datar. Dalam upaya pengembangan potensi pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Tanah Datar, pemerintah daerah setempat melakukan dialog dengan tokoh adat, bundo kanduang, pegiat pariwisata, akademisi, organisasi pemuda, dan wartawan.

Irwandi sebagai nara sumber menyebutkan, Sektor pariwisata hendaknya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Menyentuh seluruh kehidupan masyarakat seperti kuliner, transportasi dan lahan pertanian bisa langsung dimanfaatkan menjadi sektor pariwisata,”  Sekarang ini, kerennya wisata itu objek wisata alam termasuk sektor pertanian misalnya pergi ke sawah, kebun jeruk, kebun strawberi dan tanaman lainnya dimana para wisatawan dapat membawa hasil pertanian dan berswafoto di lokasi. “Kita sangat mengharapkan akan lahir beberapa catatan dan rekomendasi dari peserta dialog untuk pengembangan pariwisata dan budaya di Tanah Datar,” tutur Irwandi. 

Salah seorang peserta dialog adalah guru SMK Pariwisata di Tanjung Baru “Hilya Mega Nalurita.,S.Pd” yang mengajar bidang studi Bahasa Ingris yang sangat tertarik dengan wisata mengatakan, peminat dari pariwisata tidak banyak hanya ada, 3 tingkat berjumlah 48 orang, dengan masing-masing kelas sebagai berikut, Kelas 1 sebanyak 15 orang, Kelas 2 sebanyak 15 orang dan Kelas 3 sebanyak 18 orang jadi jumlah semuanya 48 orang untuk di SMK pariwisata Tanjung Baru. Kata Mega 

Dikatakannya ketertarikan saya dengan pariwisata adalah saya melihat potensi yang besar di industri pengembangan pariwisata, Selain itu daerah kita kaya akan tempat-tempat wisata yang menarik wisatawan domestik maupun internasional. Karena alasan tersebut dengan latar belakang pendidikan saya sebagai guru bahasa inggris,saya tertarik mengembangkanya di bidang pemanduan wisata. Ucap Mega.(Myt)