Dinas Perkim Mataram Usulkan Asuransi Petugas Pertamanan

     Mataram, jurnalsumatra.com – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengusulkan asuransi tenaga kerja kepada puluhan petugas pertamanan.
“Petugas pertamanan yang berstatus pegawai tidak tetap (GTT), bekerja dengan risiko tinggi sehingga perlu ada asuransi,” kata Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram Nanang Edward di Mataram, Kamis.
Usulan itu disampaikannya setelah adanya kasus petugas pertamanan yang tertabrak mobil ketika memotong rumput di media Jalan Bung Hatta Monjok dan sudah sebulan pegawainya tidak masuk kerja karena masih sakit.
“Kaki petugas pertamanan itu mengalamai patah tulang sehingga sudah satu bulan dia masih sakit tapi tidak mendapatkan jaminan apapun,” katanya.
Terkait dengan itu, pihaknya akan memperjuangkan agar tahun depan sebanyak 79 petugas pertamanan bisa terakomodasi mendapatkan asuransi tenaga kerja.
Petugas pertamanan ini, katanya, bekerja melakukan perantingan pohon baik dengan alat berat maupun manual dengan memanjat pohon hingga puluhan meter dan bekerja di pinggir jalan.
“Dengan risiko pekerjaan itu, kami rasa mereka layak mendapatkan asuransi jaminan tenaga kerja,” katanya.
Dikatakan, jumlah PTT pertamanan itu terbagi menjadi tiga wilayah tugas yakni petugas yang menangani Kecamatan Sandudaya dan Cakranegara, kemudian Kecamatan Mataram-Selaparang dan Ampenan-Sekarbela.
Lebih jauh, Nanang juga akan coba mengusulkan regulasi untuk pemberian asuransi kepada korban yang tertimpa pohon tumbang atau bencana bidang pertamanan lainnya.
Selama ini, katanya, ketika ada masyarakat yang tertimpa pohon tumbang atau ranting patah bahkan ada juga yang hingga meninggal, tidak pernah ada pemberian bantuan asuransi.
“Pemberian asuransi bagi korban tertimpa pohon tumbang itu akan kita coba masukkan dalam Perda RTH yang sudah ada melalui revisi, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap korban.” katanya menambahkan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × three =