Dinkes: Tambahan kasus COVID-19 hasil penyaringan di layanan kesehatan

Bantul, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan tambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 dalam 24 jam terakhir bukan dari klaster penyebaran virus corona itu, namun hasil penyaringan di tempat layanan kesehatan.

  “Tidak ada klaster. Di kabupaten se-DIY sedang dilanjutkan ‘screening’ (penyaringan) pada layanan kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan resmi di Bantul, Kamis malam.

  Penambahan kasus positif COVID-19 di Bantul yang diumumkan pada Kamis, berjumlah 25 orang.

  Namun, kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul itu, lonjakan kasus positif juga terjadi di kabupaten lain di DIY.

  “Tidak hanya di Bantul, di (Kabupaten, red.) Sleman dan kota (Yogyakarta, red.) juga hampir sama keadaannya. (‘Screening’, red.) di Sleman dibantu UGM pelaksanaanya,” katanya.

  Terkait dengan kapasitas ruang isolasi di Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bambanglipuro, dia mengatakan masih tersedia, namun terbatas, sedangkan di rumah sakit rujukan COVID-19 di Bantul lainnya masih tersedia.

  “Kita ada dua selter, di RSLKC Bambanglipuro dan Sewon, untuk di RSLKC limit. Namun di PKU (PKU Muhammadiyah, red.) dan RS Elizabeth juga masih bisa,” katanya.

  Sebanyak 25 pasien positif baru itu, berasal dari Kecamatan Bantul satu orang, Sedayu empat orang, Pajangan satu orang, Srandakan satu orang, Banguntapan lima orang, Kasihan tiga orang, Jetis satu orang, Kretek satu orang, Piyungan satu orang, Sanden tiga orang dan Sewon empat orang.

  “Sementara pasien yang sembuh berjumlah empat orang,” kata dokter Oky, sapaan akrabnya.

  Berdasarkan data kasus COVID-19 di Bantul pada laman media sosial Dinkes Bantul menyebutkan total kasus positif hingga Kamis, berjumlah 369 orang, yang dinyatakan sembuh 258 orang, meninggal sembilan orang, sehingga pasien positif yang masih isolasi berjumlah 102 orang.(anjas)