DIPA Turun Bupati Berharap Tidak Berdampak Pada Kinerja

Banyuasin, Jurnalsumatra.com –  Walaupun DIPA mengalami penurunan sebesar 24,89 persen dari tahun sebelumnya.  Bupati Banyuasin H Askolani SH MH berharap tidak berdampak pada kinerja dari Satker penerima DIPA.

Hal tersebut dikatakan Askolani saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA APBN) tahun 2020 kepada Satuan Kerja Lingkup Pemkab Banyuasin di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa(10/12/2019).

“Diketahui bahwa penurunan di tahun ini sangat signifikan sebesar 24,89 persen dari tahun sebelumnya,”ucap Askolani.

Dikatakan Askolani,  penyerahan Dipa ini seharusnya telah dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB sesuai dengan jadwal namun nyatanya dimulai pukul 10.30 WIB.Kita harus menerapkan kedisiplinan untuk kedepan walaupun hanya sebagian yang hadir kegiatan harus tetap dilaksanakan.

“Kemarin saya sudah mencanangkan pada Perbub tentang bekerja tepat waktu, agar tidak ada lagi kegiatan yang molor, 

jika kegiatan di mulai pukul 09.30 WIB kita harus laksanan, ini sampai 10.30 WIB baru terlaksanan, jika tidak hadir berarti mereka tidak niat untuk bekerja,”tegas Askolani seraya mengatakan tinggalkan saja kita harus ontime dan disiplin.

Dijelaskan Askolani , dari penerima DIPA ini, ada sebagian Satker naik dan turun.

“Sebetulnya ini hanyak untuk efesiensi kinerja dan memotivasi kinerja dari Satker penerima DIPA itu sendiri,”ucapnya.

Dirinya berharap di tahun depan agar ada peningkatan dari tahun ini.

“Gunanya untuk menunjang Program Nasional,  Provinsi dan Kabupaten , agar terciptanya Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera,”katanya.

Sementara itu Kaban Bappeda dan Litbang Banyuasin Erwin Ibrahim ST MM MBA mengungkapkan, sesuai harapan Bupati Banyuasin di tahun 2020 dapat melaksanakan kebijakan fiskal baik itu monitoring level desa maupun tingkat kecamatan dan OPD Lingkup Pemkab Banyuasin.

“Jadi ada beberapa persen yang akan kita sisihkan, tujuannya untuk meningkatkan kinerja  setiap desa dan kecamatan itu akan kita berikan target sesuai dengan  Indeks Kinerja Utama (IKU) maupun IKK,”katanya.

Ditambahkan Erwin, dari tiga persen itu akan kita cairkan per triwulan ketiga. Apabila instansi tersebut mencapai target kinerja yang telah mereka laksanakan.(BIO)