Dirjen Pendis: PTKIN Harus Jadi Produsen Ilmu Pengetahuan

Aceh Besar, jurnalsumatra.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof Kamaruddin Amin menyatakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus menjadi produsen ilmu pengetahuan.

“Kita adalah produsen ilmu pengetahuan untuk melahirkan ilmu-ilmu baru yang diterbitkan dan dapat dikonsumsi publik sampai nasional dan internasional, produsen ilmu pengetahuan ini tentu dilakukan secara masif yang menjadi ciri khas dan marwah perguruan tinggi,” katanya di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela pengarahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry yang berlangsung di kampus tersebut di Darussalam, Banda Aceh.

Ia menjelaskan ada dua fungsi ASN di sebuah lembaga Perguruan Tinggi, khususnya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yakni Perguruan Tinggi Harus menjadi Produsen Ilmu Pengetahuan dan sebagai intelektual publik.

Ia mengatakan ASN di Perguruan Tinggi yakni para dosen khusunya harus melakukan riset dan dapat memproduksikan ilmu-ilmu baru yang bisa dikonsumsi oleh khalayak umum.

Kemudian ASN sebagai instrument Negara juga dituntut hadir untuk mengisi ruang-ruang publik guna menyampaikan visi kebangsaan dan Negara Republik Indonesia, dalam konteks pendidikan dan keagamaan.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin mengatakan, pertemuan tersebut merupakan sangat dinantikan oleh pimpinan UIN Ar-Raniry, dalam rangka untuk memberikan pembinaan kepada ASN khususnya di Lingkungan UIN Ar-Raniry.

Pihaknya berharap dengan kehadiran Dirjen Pendis dapat memberikan informasi dan semangat baru bagi ASN khususnya pada tataran pimpinan untuk melahirkan program dan inovasi-inovasi baru dalam rangka pengembangan kampus UIN Ar-Raniry di masa mendatang.(anjas)