Disbudpar Sumsel Promosikan Pakaian Adat Nusantara

     Palembang, jurnalsumatra.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwusata Sumatera Selatan mempromosikan pakaian adat nusantara melalui ketentuan yang mewajibkan pejabat di daerah itu mengenakan pakaian tersebut saat bekerja.
“Satu kali dalam seminggu pejabat diharuskan memakai pakaian adat nusantara,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga di Palembang, Rabu.
Mengenai hari pemakaian pakaian adat itu, ditentukan setiap Selasa.
Dengan kewajiban pejabat setempat mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, katanya, hal itu mewujudkan keterlibatan pemprov setempat dalam memperkenalkan dan melestarikan adat dan budaya Indonesia.
Indonesia terdapat beraneka ragam  budaya, termasuk berupa pakaian adat.

     “Sehingga itu perlu diperkenalkan,” kata dia.
Apalagi, katanya, untuk dinas yang menangani bidang kebudayaan dan pariwisata.
Pihaknnya sengaja tampil berbeda dengan instansi lainy setiap Selasa, yakni para pejabat mengenakan pakaian adat nusantara .
Hingga saat ini, katanya, masih sebatas pejabat struktural di lingkunganya yang wajib mengenakan pakaian adat nusantara, sedangkan pada masa mendatang skalanya akan diperluas..
Menurut dia, ketentuan itu juga sebagai bentuk promosi wisata.
Apalagi, katanya, Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 sehingga budaya daerah nusantara perlu diperkenalkan kepada tamu mancanegara.
“Namun yang lebih penting lagi dengan menggunakan pakaian adat maka masyarakat dapat mengetahui daerah di Indonesia dengan pakaian khasnya,” kata dia.(anjas)

Leave a Reply