Disdik Surabaya Beri Pembekalan Siswa Peserta UNBK-USBN

     Surabaya, jurnalsumatra.com – Dinas Pendidikan Kota Surabaya memberikan pembekalan kepada para siswa siswi SD dan SMP yang akan mengikuti  ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian sekolah berstandar sasional (USBN) 2018.
Kepala Seksi Kurikulum Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Surabaya Munaiyah, di Surabaya, Rabu, mengatakan persiapan ujian SD tahun ini lebih matang dari tahun sebelumnya.
“Kami telah memberikan pembekalan kepada para peserta peserta didik yang akan mengikuti ujian dan juga para guru,” katanya.
Data Disdik Kota Surabaya menyebutkan jumlah seluruh peserta ujian Sekolah Dasar (SD) sebanyak 44.290 peserta.  Pelaksanaan ujian, utamanya pada 3, 4, dan 5 Mei 2018.
Sedangkan, ujian susulan pada 7, 8, dan 9 Mei 2018, terdiri dari tiga mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Sementara, pengumuman kelulusan pada 4 Juni 2018.
Total lembaga penyelenggara ujian SD sebanyak 810 lembaga dengan rincian SD Negeri sebanyak 306 lembaga, SD swasta 355 lembaga, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri sebanyak dua lembaga, sedangkan MI swasta 147 lembaga.
Terkait USBN SD tahun ini, Munaiyah mengatakan terdapat perubahan pada soal ujian, dimana tahun ini terdapat soal ujian yang berisi esai. “Rinciannya, pelajaran Bahasa Indonesia sebanyak 40 soal pilihan ganda dan 5 uraian, Matematika 30 pilihan ganda dan 5 uraian, sedangkan IPA 35 pilihan ganda dan 5 uraian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum dan Pembinaan Sekolah Menengah Disdik Surabaya Iswati mengatakan total peserta ujian Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 42.246 peserta ujian.
Adapun rinciannya, SMP negeri 16,726 peserta, SMP swasta 21.291 peserta, SMP terbuka 310 peserta, MTS Negeri 942 peserta, dan MTS swasta sebanyak 2.603 peserta.

Sementara untuk sekolah penyelenggara ujian terdiri dari SMP negeri  sebanyak 52, SMP swasta sebanyak 265, sekolah terbuka sebanyak 12 dan MTS sebanyak 3873 sekolah.
“Untuk UN terdiri dari empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Sementara untuk USBN SMP tahun ini terdiri dari semua mata pelajaran,” ujar Iswati.
Ditanya terkait jadwal pelaksaan ujian tingkat SMP, Iswati menjelaskan, ujian nasional akan dilaksanakan pada 23¿26 April, untuk susulan pada 8¿9 Mei. Sedangkan USBN pada 9-13 April, 16-19 April dan 2-3 Mei.
“Jadi pelaksanaan USBN ada sebelas hari, sementara untuk susulan pada 30 April, 4, dan 5 Mei,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya Ikhsan sebelumnya mengatakan pihaknya mempunyai strategi khusus dalam mensukseskan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) 2018 di Kota Pahlawan.
Menurut dia, strategi khusus dalam mensukseskan ujian tahun ini selain menyiapkan data anak-anak yang akan mengikuti ujian, beberapa tahapan dalam mensukseskan UNBK dan USBN juga telah dipersiapkan.
Ikhsan menjelaskan beberapa strategi telah disiapkan dalam pelaksanaan ujian tahun ini di antaranya sekolah yang sudah mumpuni dalam hal sarana dan prasarana bisa melaksanakan ujian secara mandiri. Hal yang dimaksud adalah kesiapan dalam fasilitas kebutuhan komputer maupun ruangan.
Selain itu, lanjut dia, SD dan SMP di Surabaya yang berada dalam satu naungan yayasan bisa saling membantu, terkait penjadwalan ujian dan penggunaan komputer bisa disesuaikan secara bergantian.
“Ketika SMP ujian, mereka bisa saling bantu untuk bergantian menggunakan fasilitas di SMA, SMK atau SD,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − one =