Dishub Bandarlampung Tambah Rambu Lalu-Lintas

     Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Dinas Perhubangan (Dishub) Kota Badarlampung akan menambah rambu lalu lintas, khususnya di sejumlah perempatan yang rawan kecelakaan.
“Akan ada penambahan rambu lalu lintas untuk sejumlah persimpangan dan perempatan,” kata Kepala Bidang Lalu-lintas Dishub Bandarlampung, Iskandar di Bandarlampung, Senin malam.
Dia mengatakan, penambahan rambu lalu-lintas ini sebagai bentuk upaya pencegahan terjadinya kecelakaan.
Sebagai upaya meminimalisasi angka kecelakaan, Dishub Bandarlampung langsung bertindak cepat dengan menambah rambu lalu-lintas.
“Ada dua lokasi yang menjadi titik awal pembangunan rambu lalu lintas yakni persimpangan menuju TPA Bakung dan perempatan ke arah Mall Boemi Kedaton yang berada di Jalan Wan Abdurahman dan Jalan Raya Kusuma Yuda,” kata dia.
Pihaknya pun menambah rambu lampu peringatan di lokasi tersebut, yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan saat berkendaraan.
Ia melanjutkan dua lokasi itu menjadi titik utama karena kendaraan yang sudah melewati lokasi tersebut sudah banyak.
“Memang perempatan tersebut sudah banyak kendaraan, namun kami tidak gunakan Traffic light karena ditakutkan terjadinya kemacetan,” kata dia.
Terkait rencana pemasangan rambu lalu lintas tersebut akan dilakukan pada awal tahun 2018.
“Kami pasang diawal tahun, dengan anggaran pakai APBD,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandarlampung, Syaril Alam mengatakan, pihaknya belum mengetahui apakah ada penambahan pemasangan CCTV pada tahun 2018 yang berfungsi untuk mengontrol arus lalu lintas.
“Kami belum tahu, namun bisa jadi nanti ada dana hibah dari pemkot untuk  polresta guna pemasangan CCTV di jalan raya tapi saya juga belum tahu,” kata dia.
Ia melanjutkan, akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk pemasangan Closed-Circuit Television (CCTV).
Pemkot Bandarlampung  melakukan penutupan terhadap dua lampu merah  Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Ridwan Rais dan Jalan Antasari.
Penutupan lampu merah juga dilakukan di pertigaan di Jalan Sultan Agung dan Jalan Arif Rahman Hakim serta Jalan Prawira Negara.
Penutupan kedua lampu merah dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di lokasi itu.(anjas)

Leave a Reply