Dishub Mataram Akan Ekspose Perencanaan Angkutan Pelajar

     Mataram, jurnalsumatra.com – Dinas Perhubungan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan melakukan eskpose perencanaan angkutan pelajar terkait dengan akan dioperasikannya bus rapid transit (BRT).
Kepala Bidang Opdal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Mahfuddin Noor di Mataram, Kamis, mengatakan kegiatan ekspose tersebut akan dilaksanakan pada Jumat (8/12).
“Kami akan melakukan eskpose rencana angkutan pelajar sekaligus sebagai angkutan penunjang atau ‘feeder’ dengan melibatkan berbagai pihak terkait untuk mendapatkan saran dan masukan,” katanya kepada sejumlah wartawan.
Dikatakannya, dalam rapat itu akan dilakukan juga ekspose terhadap perubahan trayek bagi angkutan umum (angkot), untuk mendukung beroperasinya BRT yang direncanakan tahun depan.
Menurutnya, ekspose perencanaan angkutan pelajar ini merupakan hasil kerja timnya sekitar lima bulan dalam melakukan kajian terhadap perubahan trayek angkot dan menjadikan angkot sebagai angkutan pelajar.
“Dengan demikian, BRT bisa beroperasi sesuai dengan trayek yang telah ditetapkan,” katanya.
Untuk mendukung beroperasinya BRT tahun depan, Dishub Kota Mataram telah membangun 15 halte, belum lagi pihak provinsi tahun ini membangun beberapa halte pada titik strategis jalur yang dilalui BRT.
Harapannya, dengan beroperasinya BRT dapat mengurangi kemacetan arus lalu lintas, serta mampu memberikan pelayanan yang mudah, murah serta aman bagi masyarakat.
“BRT akan menggunakan  dua koridor dengan rute Narmada-Mataram-Senggigi,” katanya.
Menyinggung kebutuhan halte, ia mengatakan khusus di Kota Mataram membutuhkan 40 halte, karenanya setelah BRT beroperasi tugasnya melengkapi fasilitas dan sarana pendukung, salah satunya dengan penyediaan halte.
“Apalagi, dari 40 unit halte yang dibutuhkan di Kota Mataram saat ini baru terdapat 15, sementara sisanya masih menggunakan rambu setop bus,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + 4 =