Disnaker Mataram Sosialisasi Program Transmigrasi

Mataram, jurnalsumatra.com – Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melaksanakan sosialisasi program transmigrasi untuk menarik minat warga, memberikan gambaran serta bisa memiliki pemahaman sama terhadap kebijakan tersebut.

  “Hari ini, kami menyasar sebanyak 50 orang peserta yang merupakan perwakilan dari beberapa kelurahan yang dinilai padat penduduk,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram Hariadi, S.IP di Mataram, Kamis.

  Ia mengatakan, peserta yang menjadi prioritas sosialisasi program transmigrasi adalah warga yang tinggal di kawasan padat penduduk, tidak punya rumah dan pekerjaan, miskin atau pra sejahtera.

  “Biasanya kami mengutamakan keluarga miskin. Pasalnya, program transmigrasi merupakan salah satu upaya penanggulangan kemiskinan,” katanya.

  Dikatakan, sosialisasi program transmigrasi harus tetap dilaksanakan sebagai upaya persiapan untuk tahun depan. Meskipun tahun ini Kota Mataram tidak mendapatkan kuota transmigrasi.

  Hariadi mengatakan, dalam sosialisasi itu disampaikan bahwa setelah mereka berada di daerah tujuan, peserta transmigrasi akan mendapatkan beberapa fasilitas dari pemerintah.

  Fasilitas tersebut antara lain, diberikan jatah hidup selama satu tahun, perumahan beserta pekarangan 0,25 hektare serta lahan garapan 0,75 hingga satu hektare.

  “Kalau mereka tekun mengelola lahan yang diberikan, Insya Allah bisa menjadi keluarga transmigrasi yang sukses bahkan mungkin enggan kembali ke kampung halaman,” katanya

  Ia berharap, tahun depan Kota Mataram bisa mendapatkan kuota transmigrasi seperti tahun-tahun sebelumnya untuk mengakomodasi minat masyarakat.

  “Kami berharap dengan adanya kabinet baru ini, tahun 2020 Mataram bisa mendapat kuota transmigrasi. Bila perlu, kami akan susul ke pusat,” katanya.(anjas)