Dispendukcapil Pamekasan Cegah Antrean Dengan Tanda Tangan Eleltronik

Pamekasan, jurnalsumatra.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencegah terjadinya antrean atau kerumunan yang hendak mengurus kartu tanda penduduk (KTP) di kantor itu dengan memanfaatkan tanda tangan elektronik (TTE).

  “Dengan TTE ini, maka proses pembuatan KTP, kartu keluarga (KK) dan kebutuhan administrasi kependudukan lainnya lebih cepat, sehingga tidak sampai terjadi penumpukan warga,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendukcapil Pemkab Pamekasan Ach Faisol di Pamekasan, Kamis.

  Selain proses pembuatan administrasi kependudukan lebih cepat, dengan sistem TTE ini, pengurusan juga bisa dilakukan di kecamatan, sehingga massa tersebar di masing-masing kecamatan.

  “Jadi, sistemnya disetor di masing-masing kecamatan, lalu pihak kecamatan yang akan mengantar kesini, sehingga dengan cara seperti itu, maka penumpukan massa tidak terjadi,” katanya, menjelaskan.

  Faisol lebih lanjut menjelaskan, cara ini juga dilakukan sebagai bentuk implementasi dari imbauan pemerintah pusat dan surat edaran Bupati Pamekasan yang melarang adanya kegiatan penumpukan massa, guna mencegah penyebaran virus corona.

  “Pelayanan tetap berjalan sebagaimana biasanya, akan tetapi instruksi dari pemerintah untuk tidak melakukan penumpukan massa juga terlaksana,” katanya, menjelaskan.

  Faisol juga menjelaskan, pihaknya juga memperioritaskan kebutuhan warga yang mendesak dalam pengurusan berkas administrasi kependudukan.

  “Misalnya, untuk kepentingan mengurus BPJS ataupun jenis kebutuhan mendesak lainnya,” kata Faisol.(anjas)