DISTANBUN Lebak Salurkan Kartu Tani

     Lebak, jurnalsumatra.com – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menyalurkan kartu tani untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.
“Kami menyalurkan kartu tani sebanyak 75.600 kartu untuk 28 kecamatan,” kata Kepala Distanbun Kabupaten Lebak Dede Supriatna, di Lebak, Rabu.
Kegunaan kartu tani itu merupakan alat transaksi berupa kartu debit dan bisa dimanfaatkan untuk membeli pupuk bersubsidi karena penyaluran pupuk bersubsidi terus dilakukan pengawasan karena menggunakan dana APBN.
Selama ini, Kabupaten Lebak produksi pangan hingga surplus sampai 15 bulan.
Keberhasilan petani tidak lepas peran serta pemerintah dengan komitmen menyalurkan berbagai bantuan sarana produksi (saprodi), peralatan mesin dan pertanian.
“Kami berharap bantuan kartu tani itu bisa membantu beban ekonomi petani,” katanya.
Menurut dia, penyaluran kartu tani itu dapat mengakses kredit usaha rakyat (KUR), penyediaan pupuk sampai pengumpulan hasil panen.
Selain itu, juga mendapat bantuan saprodi dan alsintan, sehingga dapat mendongkrak produksi pangan.
Pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan sebanyak 18 unit traktor tangan dari APBD Lebak tahun 2017.
Penyerahan bantuan alat pertanian itu merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi pangan.
“Dengan adanya traktor tangan, pengolahan tanah menjadi lebih cepat sehingga dapat menekan biaya produksi,” katanya pula.
Kepala Distanbun Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak Riki Andriana menyatakan dari 3.860 petani di wilayahnya yang masuk dalam rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) sebanyak 2.806 petani telah menerima kartu tani dengan buku rekening.
Sedangkan, sisa 1.054 petani dalam waktu dekat akan disalurkan kartu tani itu.
“Kartu tani ini sebagai identitas dari petani yang berhak membeli pupuk bersubsidi,” ujarnya pula.(anjas)

Leave a Reply